Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Presiden Minta BUMN Bidang Konstruksi Wajib Punya Manajer Keselamatan

Jokowi meminta seluruh perusahaan pelat merah atau BUMN di bidang konstruksi agar memiliki manajer terkait keselamatan kerja.

Presiden Minta BUMN Bidang Konstruksi Wajib Punya Manajer Keselamatan
TRIBUN/HO
Presiden Joko Widodo (tengah) berdialog dengan petani saat panen raya jagung di Perhutanan Sosial, Ngimbang, Tuban, Jawa Timur, Jumat (9/3/2018). Jagung yang dipanen raya tersebut merupakan hasil budi daya pertanian oleh petani penggarap hutan penerima KUR dari BNI. TRIBUNNEWS/HO 

TRIBUNNEWS.COM, GRESIK - ‎Presiden Joko Widodo meminta seluruh perusahaan pelat merah atau BUMN di bidang konstruksi agar memiliki manajer terkait keselamatan kerja.

Hal tersebut menyusul banyaknya kecelakaan kerja saat berjalannya proyek pembangunan infrastruktur ‎di beberapa wilayah.

"Saya perintahkan pada pemilik proyek, PP (PT PP), Adhi Karya, semuanya agar ada direktur atau paling tidak manajer untuk keselamatan kerja," kata Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di Gresik, Jawa Timur, Jumat (9/3/2018).

Baca: Tiga Jenderal Polisi dan 7 Jaksa Madya Bersaing dengan Internal KPK

Menurut Jokowi, dengan adanya jabatan tersebut maka internal perusahaan akan mengawasi secara benar dan ditambah pengawasal dari eksternal yaitu komite keselamatan konstruksi.

"‎Harus lebih ketat lagi karena menurut saya kita ini tidak disiplin," ucap Jokowi.

Ketidakdisiplinan tersebut, kata Jokowi, seperti pekerja yang masuk malam, tetapi pada pagi hingga siang hari mereka tidak tidur, dimana seharunya badannya diistirahatkan untuk persiapan kerja malam.

"Kalau di luar negeri seperti itu (masuk malam, pagi sampai siang tidur), diawasi, kita nggak ada yang awasi, jangan anggap enteng hal seperti ini," ujar Jokowi.

Sementara, terkait ‎adanya penemuan pengurangan batang besi pada tiang girder di Tol Becakyu, menurut Jokowi hal tersebut tidak benar terjadi, dimana dirinya telah mendapatkan laporan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

"Gak gak gak, jangan membuat isu-isu seperti itu, baru saja tadi saya telepon ke menteri PU mengenai progres perkembangan (tol) Becakayu itu gak ada pengurangan spesifikasi," papar Jokowi.

Ikuti kami di
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas