Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rupiah Harus Diperkuat Secara Fundamental

penguatan rupiah harus dilakukan secara lebih fundamental, bukan hanya melalui operasi moneter atau intervensi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Sanusi
zoom-in Rupiah Harus Diperkuat Secara Fundamental
TRIBUNNEWS.COM/SYAHRIZAL
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro melihat salah satu tantangan jangka pendek yang dihadapi Indonesia saat ini yaitu penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Untuk itu, penguatan rupiah harus dilakukan secara lebih fundamental, bukan hanya melalui operasi moneter atau intervensi dengan cadangan devisa tapi melalui kebijakan yang lebih fundamenal.

Dalam konteks merealisasikan kebijakan yang lebih fundamental, kata Bambang, salah satu yang bisa dikedepankan adalah penguatan ekspor jasa sebagai sumber devisa.

Baca: Sepanjang Februari 2018, Neraca Perdagangan RI Defisit 120 Juta Dolar AS

Menurutnya, pariwisata termasuk kategori ekspor jasa yang bisa menghasilkan devisa dan memperkuat rupiah secara permanen.

"Jadi jangan hanya berhenti pada ekspor barang, ekspor jasa juga tidak kalah penting karena ekspor jasa mempunyai multiplier effect yang luar biasa, di sisi current account, penguatan rupiah secara lebih fundamental juga bisa dilakukan dari sisi capital account," ujar Bambang, Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Baca: Pipa PGN Bocor karena Pembangunan LRT, Menhub Minta Adhi Karya Tanggung Jawab

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara untuk jangka pendek yang harus diperhatikan, kata Bambang, adalah portofolio karena langsung berdampak terhadap Surat Utang Negara (SUN), pasar modal dan ujungnya terhadap rupiah.

"Berikutnya dari komponen pertumbuhan seperti konsumsi. Sejauh ini konsumsi masih merupakan pendorong perekonomian yang dominan sebesar 54,3 persen terhadap PDB 2017," paparnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas