Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rayakan Nyepi, Bandara Ngurah Rai Bali Besok Tutup

"Penutupan ini dilakukan untuk mendukung saudara-saudara kita yang menjalankan rangkaian peribadatan agar lebih khusyuk dan khidmat"

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Rayakan Nyepi, Bandara Ngurah Rai Bali Besok Tutup
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Penumpang tujuan Jakarta tengah boarding di pesawat Lion Air Boeing 737 seri 900 di apron Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Minggu (14/1/2018). 

Laporan Reporter Kontan. RR Putri Werdiningsih

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau yang dikenal dengan nama AirNav Indonesia menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) terkait operasi bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar.

Berdasarkan NOTAM bernomor A0117/18 diinformasikan bandara di Pulau Dewata itu akan ditutup mulai Sabtu, 17 Maret 2018 mulai pukul 06.00 WITA dan baru akan beroperasi kembali pada Minggu 18 Maret 2018 pada pukul 06.00 WITA.

"Penutupan ini dilakukan untuk mendukung saudara-saudara kita yang menjalankan rangkaian peribadatan dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi agar lebih khusyuk dan khidmat,” ujar Didiet K. S. Radityo, Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/3).

Terkait penutupan tersebut ada sebanyak 410 penerbangan berjadwal yang terdampak. Rinciannya, 217 pergerakan pesawat domestik dan 193 pergerakan pesawat internasional.

Baca: Ketika Ustaz Abdul Somad Menyentil Syahrini Tentang Ajakan Berhijab dan Mendirikan Tahfidz Al Quran

Baca: Nissan Pastikan Kembaran Mitsubishi Xpander Tidak Akan Seperti Avanza dan Xenia

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara terkait penerbangan tambahan, kata Didit hingga saat ini pihaknya masih belum menerima pemintaan dari maskapai.

"Penutupan ini telah disampaikan sejak jauh hari kepada seluruh pemangku kepentingan penerbangan sehingga langkah antisipasi dan pencegahan telah dipersiapkan secara matang,” paparnya

Namun meski Bandara I Gusti Ngurah Rai ditutup sementara, tetapi penerbangan dengan status emergency bisa tetap mendarat sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Jika terdapat penerbangan emergency yang terbang di ruang udara Denpasar maka akan mendapatkan prioritas untuk mendarat.

Kata Didiet, Airnav juga tetap menyiagakan personel navigasi penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai agar dapat memberikan layanan navigasi penerbangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas