Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ini Cara Ikutan Mudik Gratis yang Digelar BUMN

Mudik gratis kembali digelar oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan siap memberangkatkan 200 ribu pemudik.

Ini Cara Ikutan Mudik Gratis yang Digelar BUMN
Apfia Tioconny Billy
Dirut PT Jasa Raharja Budi Rahardjo saat konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mudik gratis kembali digelar oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan siap memberangkatkan 200 ribu pemudik.

Lalu bagaimana cara mendaftar dan syarat-syaratnya?

Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Budi Rahardjo selaku ketua satuan tugas mudik gratis tahun 2018 menjelaskan untuk pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui website masing-masing BUMN.

"Pendaftaran sudah dibuka mulai 20 Maret hingga 5 Juni 2018. Pendaftaran dapat dilihat di website masing-masing BUMN," ungkap Budi Rahardjo saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018).

Baca: 8 Bule Jerman Temukan Ular Putih Berukuran Manusia Dewasa, Begini Faktanya

Adapun syaratnya adalah pendaftar harus memiliki sepeda motor dan SIM C yang masih berlaku.

Lalu, satu keluarga bisa mendaftarkan maksimal 4 anggota keluarga usia dewasa, dan anak dibawah 4 tahun harus dipangku.

"Pendaftar Mudik dengan Peserta Mudik harus ada hubungan keluarga yang dibuktikan oleh Kartu Keluarga. Pendaftar Mudik boleh ikut sebagai peserta mudik, boleh juga hanya mendaftarkan keluarganya," papar Budi Rahardjo.

Baca: Ritual Telur Sebelum Masuk Sarang Ular Putih Seukuran Manusia Dewasa

Setelah mendaftar di website, calon peserta mudik gratis akan mendapatkan jadwal dan tempat verifikasi.

Pada tahap verifikasi ini, calon peserta mudik gratis harus menunjukkan KTP dan SIM C asli dan fotokopi.

"Saat daftar ulang atau verifikasi dokumen tidak boleh diwakilkan, kecuali oleh suami atau istri atau anak kandung yang sudah dewasa," kata Budi Rahardjo.

Rinciannya, sebanyak 3.633 bus dengan kapasitas 178.941 penumpang, kereta api sebanyak 7.344 bangku, dan kapal laut tersedia untuk 13.060 penumpang, dan pesawat dengan kapasitas 850 orang.

Ikuti kami di
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas