Tribun Bisnis

Gubernur BI: Inflasi Maret 0,20 Persen Masih Sesuai Prediksi

"Secara tahunan inflasi 3,4 persen sejalan dengan target yang kita canangkan di 2018 dan 2019 sebesar 3,5 persen"

Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Choirul Arifin
Gubernur BI: Inflasi Maret 0,20 Persen Masih Sesuai Prediksi
TRIBUNNEWS/SYAHRIZAL SIDIK
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Syahrizal Sidik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menyatakan rilis data inflasi pada Maret 2018 secara bulanan 0,20 persen dan 3,41 persen secara tahunan masih menunjukkan indikator yang positif, sebab hal itu masih dalam batas asusmsi inflasi yang ditetapkan oleh pemerintah yakni 3,5 persen hingga tahun depan.

Kendati angka tersebut tercatat mengalami kenaikan dari bulan Februari lalu yang berada di level 0,17 persen secara bulanan, Agus menilai hal tersebut masih sesuai prediksi.

“Inflasi Maret 0,2 persen sama dengan apa yang kita prediksi. Secara tahunan inflasi 3,4 persen sejalan dengan target yang kita canangkan di 2018 dan 2019 sebesar 3,5 persen,” kata Agus usai Rapat Paripurna pengesahan Perry Warjiyo sebagai calon Gubernur BI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Kemudian, terkait peran BI dalam menjaga inflasi menurut dia juga berjalan dengan baik selama ini. Dalam tiga tahun terakhir inflasi selalu berada dalam kisaran target.

Baca: Tukang Ojek Online Menuntut Besaran Tarif Rp 3.250 Hingga Rp 3.500 Per Kilometer

Hampir semua kantor perwakilan BI di daerah menurut dia selalu melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah dan stakeholder untuk membahas inflasi dan memastikan pertumbuhan ekonomi di daerah berjalan dengan baik.

Sekadar gambaran, berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang menjadi penyebab inflasi pada Maret adalah kelompok transportasi, khususnya karena kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kenaikan kelompok bensin ini memberi andil terhadap inflasi Maret sebesar 0,04 persen.

Pasalnya, pada akhir Februari lalu, pemerintah menaikkan harga Pertamax Rp 300 per liter dan Pertamax Turbo Rp 500 per liter. Sedangkan Pertalite naik Rp 200 per liter.

“Dominan karena kenaikan bensin. Akhir Februari Pertamax naik Rp 300 dan Pertamax turbo Rp 500 per liter pada Februari, ada dampak inflasi di Maret,” kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Dari 82 kota yang disurvei BPS, 57 kota mengalami inflasi dan 35 kota di antaranya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Jayapura sebesar 2,10 persen dan terendah di Sumenep sebesar 0,01 persen.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas