Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Cuti Bersama Terlalu Lama, Bos BEI Mengeluh

erugian tak cuma diderita oleh investor, tapi juga pihak bursa. Hal ini lantaran bursa tak mendapatkan pendapatan selama libur cuti bersama tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Cuti Bersama Terlalu Lama, Bos BEI Mengeluh
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018 yang memutuskan perubahan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dari sebelumnya 4 hari, menjadi 7 hari menuai pertanyaan dari pelaku pasar internasional.

Menurutnya, pelaku pasar internasional dirugikan dengan tak bergeraknya uang yang diinvestasikan di BEI selama dua minggu. Selain itu, jika dibandingkan banyak negara lain seperti Singapura dan juga Australia, libur yang ada di Indonesia terlalu banyak.

"Kalau bisa protes saya sih maunya protes tapi kan kami ikut pemerintah," kata Tito Sulistio, Direktur Utama BEI, Kamis (19/4).

Ia mengatakan, kerugian tak cuma diderita oleh investor, tapi juga pihak bursa. Hal ini lantaran bursa tak mendapatkan pendapatan selama libur cuti bersama tersebut.

Dia mengusulkan, jika boleh kliring bisa tetap berjalan sehingga bursa tetap bisa buka. Karena standarnya, masa aktif bursa selama satu tahun adalah selama 240 hari hingga 246 hari.

Berita Ini Sudah Dipublikasikan di KONTAN, dengan judul: BEI keluhkan cuti bersama yang terlalu lama

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas