Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gejolak Rupiah

Pagi Ini Rupiah Menguat, Sentuh Rp 14.005 Per Dolar AS

Merujuk pada data Bloomberg, pagi ini rupiah dibuka menguat ke level Rp 14.095 per dolar AS dari posisi penutupan perdagangan pekan lalu Rp 14.125.

Pagi Ini Rupiah Menguat, Sentuh Rp 14.005 Per Dolar AS
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Seorang petugas memeriksa dan menghitung uang dollar AS yang ditukar salah seorang warga di Golden Money Changer, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung. 

Laporan Reporter Tribunnews, Syahrizal Sidik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sejalan dengan menguatnya laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga menunjukkan penguatannya di awal pekan ini, Senin (28/5/2018).

Merujuk pada data Bloomberg, pagi ini rupiah dibuka menguat ke level Rp 14.095 per dolar AS dari posisi penutupan perdagangan pekan lalu Rp 14.125 per dolar AS.

Di pasar spot, penguatan rupiah terus berlangsung, bahkan sempat menyentuh level Rp 14.005 per dolar AS. Bloomberg mengestimasikan, day range rupiah pada kisaran Rp 14.005 hingga Rp 14.095 per dolar AS. Pelemahan rupiah sejak awal tahun tercatat 4,21 persen.

Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, pergerakan Rupiah cukup merespon positif hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).

Baca: Dewi Perssik Mendadak Pingsan Saat Syuting Pesbukers, Bikin Eko Patrio Panik

“Rupiah cukup stabil dengan kecenderungan menguat seiring hasil notulensi rapat Federal Open Market Committee yang bernada dovish,” kata Reza dalam risetnya.

Dalam kesempatannya, Gubernur The Fed menyatakan akan melihat perkembangan inflasi dan membiarkannya bergerak di atas target 2 persen.

Sementara itu, dari dalam negeri menurut Reza, sejumlah berita cukup positif sehingga mendukung penguatan Rupiah meski juga dibarengi dengan kembali naiknya dolar AS terhadap mata uang lainnya seiring dengan imbas melemahnya harga komoditas yang dimotori minyak mentah dan antisipasi rilis sejumlah data di AS.

“Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran support Rp 14.125 dan resisten Rp 14.109 per dolar AS,” pungkas Reza.

Ikuti kami di
Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas