Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rupiah Loyo terhadap Dollar Berimbas pada Omset Pedagang Online

Melemahnya rupiah berimbas pada lesunya penjualan bagi pengusaha kecil menengah (UKM) di sektor e-commerce.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Rupiah Loyo terhadap Dollar Berimbas pada Omset Pedagang Online
icit.web.id
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Melemahnya mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) yang terus berlanjut sampai saat ini berimbas pada lesunya penjualan bagi pengusaha kecil menengah (UKM) di sektor e-commerce.

Samuel Meidiono, mitra BLANJA.com mengakui adanya penurunan penjualan pada produk parfum impornya. Hal ini diakuinya lantaran meningkatnya harga dari distributor.

“Parfum impor yang saya jual di e-commerce, saya beli dari distributor yang ada perwakilan di Jakarta, dari transaksi itu pembayarannya menggunakan mata uang Rupiah. Harganya jadi meningkat dan daya beli jadi lemah karena pembeli masih ingin harga yang lama,” katanya, Selasa (14/8).

Dampaknya, penjualan parfum di gerai online-nya menurun 5% dibandingkan bulan lalu. “Penjualan parfum impor kami menurun sekitar 5% karena adanya kenaikan harga parfum sebesar 10% sampai 20%,” jelasnya.

Baca: KPPU Soroti Rencana Penerapan Simplifikasi Tarif Cukai Rokok

Untuk mengatasi kelesuan bisnis parfum impornya, Samuel mengatakan pihaknya menerapkan strategi bisnis untuk menarik pembeli di tengah kondisi pasar yang sepi.

“Kami koordinasi dengan pihak e-commerce untuk menempatkan produk yang kita jual di halaman depan dalam kategori produk parfum dengan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan e-commerce, kita juga tawarkan buy one get onehingga potongan harga kepada pembeli,” ujarnya.

Berita ini sudah tayang di kontan berjudul Rupiah melemah, penjualan UKM di sektor e-commerce menurun

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas