Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Bulog Pasang Target Impor Beras 1,84 juta Ton Tahun Ini

Putusan impor tersebut menurut menteri perdagangan Enggartiasto Lukita sesuai rapat koordinasi yang telah berlangsung sejak April lalu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Bulog Pasang Target Impor Beras 1,84 juta Ton Tahun Ini
Tribunnews/HERUDIN
Buruh angkut menata karung-karung beras Bulog asal Vietnam di salah satu toko di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Selasa (28/1/2014). 

Laporan Reporter Kontan, Tane Hadiyantono 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Impor beras tahun ini ditargetkan akan mencapai 1,84 juta ton dan berlangsung hingga bulan September.

"Memang jatahnya segitu 1,84 juta ton," kata Direktur Pengadaan Bulog Bachtiar, Senin (27/8/2018).

Sebelumnya pemerintah mengatakan target impor beras tahun ini setara 2 juta ton yang terdiri dari dua kali impor sebesar 500.000 ton pada semester pertama yang sudah terealisasi.

Kemudian akan dilanjutkan oleh impor 1 juta ton beras pada semester dua ini hingga September sesuai rentang waktu perizinan impor yang sudah terbit.

Putusan impor tersebut menurut menteri perdagangan Enggartiasto Lukita sesuai rapat koordinasi yang telah berlangsung sejak April lalu.

Baca: Mercedes-Benz Segera Luncurkan Bus Baru untuk Pasar Indonesia

Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan beras dan menjaga stabilitas harga. Menurutnya hal tersebut tidak memiliki kaitan dengan iklim politik jelang Pemilihan Umum Presiden 2019 mendatang nanti.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita bukan hanya semata-mata bicara pemilu, kita bicara inflasi, kita bicara harga yang naik kan tidak mungkin kita biarkan," kata dia.

Enggar mengatakan pihaknya berkomitmen akan tetap menjaga inflasi di tingkat 3,5% dan terus berupaya untuk menjaga harga beras mencapai Harga Eceran Tertinggi.

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas