Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Meski Rupiah Melemah, Jonan Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi

Penegasan tersebut terkait adanya isu pemerintah yang bakal menaikan harga BBM karena adanya pelemahan rupiah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Meski Rupiah Melemah, Jonan Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi
Apfia Tioconny Billy/Tribunnews.com
Ignasius Jonan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA —  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yakni minyak tanah, minyak solar dan premium.

Penegasan tersebut terkait adanya isu pemerintah yang bakal menaikan harga BBM karena adanya pelemahan rupiah.

Baca: Mau Berkunjung ke Museum DPR, Endang Sebut Ada Aturannya

“Pemerintah tidak rencanakan kenaikan harga dalam waktu dekat,” tegas Jonan saat konferensi pers di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Selasa (4/9/2018).

Adapun laju rupiah hari ini (4/9/2018) dibuka pada level Rp 14.822 per dolar Amerika Serikat (AS) dan ditutup menyentuh level terendahnya dalam lima tahun terakhir ke posisi Rp 14.935 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (4/9/2018). 

Mengacu Bloomberg, dengan posisi tersebut, depresiasi kurs Rupiah meningkat menjadi 10,18 persen. 

Sementara itu harga harga Prem‎ium penugasan saat ini Rp 6.450 per liter dan Solar subsidi Rp 5.150 per liter, sedangkan harga minyak tanah dan harga minyak tanah yakni minyak tanah 2.500 per liter.

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan harga BBM non subsidi harganya menyesuaikan dengan harga minyak dunia yang di SPBU Pertamina di kawasan DKi Jakarta per 1 Juli 2018 Rp 7.800 per liter untuk pertalite, pertamax Rp 9.500 per liter, lalu pertamax turbo Rp 10.700 per liter, pertamina dex Rp10.500 liter dan Dexlite Rp 9.000 per liter.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas