Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Perusahaan Startup Dimodali Asing Itu Biasa Terjadi di Seluruh Dunia

Gelontoran investasi yang masuk ke start up atau perusahaan-perusahaan rintisan baru di Indonesia bisa mencapai triliunan rupiah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fajar Anjungroso
zoom-in Perusahaan Startup Dimodali Asing Itu Biasa Terjadi di Seluruh Dunia
TRIBUNNEWS.COM/FAJAR
Menteri Rudiantara menjelaskan optimisme ekonomi digital di Indonesia 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Gelontoran investasi yang masuk ke start up atau perusahaan-perusahaan rintisan baru di Indonesia bisa mencapai triliunan rupiah.

Misalnya saja Alibaba, raksasa e-commerce Tiongkok, menyuntik dana ke Tokopedia dengan angka 1,1 miliar dolar AS atau Rp 14,7 triliun.

Kemudian Tencen tercatat juga mencairkan 1,2 miliar dolar AS, atau Rp 16 triliun, ke Gojek.

Traveloka, situs penyedia layanan pemesanan kamar hotel dan pesawat, juga mendapat kucuran dana 500 juta dolar AS dari perusahaan keuangan dan perjalanan daring dunia; Expedia Inc, East Ventures, Hillhouse Capital Group, JD.com, dan Sequoia Capital.

Direktur PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) Eddi Danusaputro mengaku selama ini pemodal asing sangat aktif mencairkan dana untuk perusahaan start up Tanah Air.

“Kami berpendapat bahwa pemodal lokal idealnya juga memiliki modal yang besar dan lebih aktif dalam berinvestasi ke startup. Kenyataannya adalah startup membutuhkan modal dan yang selama ini lebih aktif adalah pemodal asing,” terangnya.

Mayoritas perusahaan rintisan, sambung dia, rata-rata belum bankable lantaran tak memiliki jaminan pinjaman berupa aset.

Baca: Jokowi Antar Go-Jek Rebut Pasar Vietnam

Rekomendasi Untuk Anda

Alhasil ketika membutuhkan modal kerja, mereka memilih untuk menjual saham kepada investor secara bertahap. ”Ini terjadi di seluruh dunia,” ujar Eddi.

Sebagai perusahaan modal ventura yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lanjut Eddi, MCI memproyeksikan untuk mengucurkan investasi di dua perusahaan startup.

“Yang kami bidik masih di sektor fintech (financial technology),” katanya.

Eddi menambahkan MCI melirik ke start up lantaran bisnisnya menjadi solusi atas problematika di masyarakat.

MCI adalah anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. MCI per Desember 2017 melakukan investasi di delapanperusahaan startup yang tahun lalu besarannya mencapai Rp 350 miliar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas