PELNI – GARUDA Perluas Layanan Kargo
Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)-PELNI memiliki 46 kantor cabang dengan jangkauan layanan 96 pelabuhan
Penulis: FX Ismanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com. Fx Isamanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)-PELNI memiliki 46 kantor cabang dengan jangkauan layanan 96 pelabuhan di seluruh Indonesia, melakukan sinergi BUMN dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan membuka layanan kargo udara. Pelayanan chanelling untuk tahap pertama dioperasikan di 3 (tiga) tempat meliputi Jakarta, Surabaya dan Makasar. Peresmian layanan ini ditandai dengan pembukaan Outlet GA-PELNI di Jalan Bugis No. 35 Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/10/2018).
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Harry Boediarto mengatakan, kerjasama dan bersinergi BUMN ini untuk meningkatkan kinerja bisnis perseroan dengan mengoptimalisasi jaringan layanan distribusi kargo secara nasional dan internasional yang dilayani Garuda Indonesia.
Sementara PELNI dengan luasnya layanan di kantor cabang membuka loket layanan kargo udara melalui anak perusahaan PT. Sarana Bandar Logistik (SBL). Bagi PELNI layanan ini memperluas jaringan bisnis dan channel distribusi serta meningkatkan utilisasi distribusi kargo dengan menekan waktu tempuh melalui pesawat udara.
PELNI, lanjut Harry Boediarto, memiliki jaringan layanan sangat luas hampir di seluruh pulau di Nusantara. Kantor-kantor cabang PELNI juga letaknya startegis dan mudah dijangkau pelanggan. Potensi ini kami maksimalkan dengan melakukan kerjasama bisnis dengan Garuda Indonesia. “Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan bisnis kedua BUMN, sehingga kinerja masing-masing BUMN dapat terdongkrak,” terang Harry Boediarto.
Selain membuka Outlet GA-PELNI selaku induk usaha, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara anak usaha keduanya, yaitu PT SBL dan PT AJC.
Pesatnya perkembangan e-commerce berdampak pada semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengiriman barang yang serba cepat dan mudah. Oleh karena itu, PELNI mensinergikan layanan kargo udara dari Garuda Indonesia agar kebutuhan tersebut terpenuhi untuk seluruh pengguna jasa.
Penandatanganan PKS dilakukan antara Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI, Harry Boediarto, dengan Direktur Cargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia, Mohammad Iqbal. Sementara di level anak usaha, PKS ditandatangani oleh Direktur PT Sarana Bandar Logistik, Sutrisno, dan Direktur PT Aero Jasa Cargo, Febiantori.
“Dengan menggandeng Garuda Indonesia sebagai “National Flag Carrier” yang melayani transportasi udara ke berbagai wilayah di Indonesia, bisnis Pelni di bidang layanan logistik akan semakin kompetitif dan tangguh. Dengan begini, layanan logistik Pelni dapat melayani pengiriman barang dan kargo menjangkau lebih banyak kota di Indonesia,” tutur Harry Boediarto.
Sementara itu, Direktur Cargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia, Mohammad Iqbal, menyambut baik adanya kerja sama yang dijajaki bersama PT Pelni. Iqbal mengungkapkan, “Sejalan dengan program pemerintah untuk mewujudkan sinergi BUMN, melalui kerja sama ini Garuda Indonesia dan PT Pelni bersepakat untuk bersama-sama menjalankan layanan outlet GA-Pelni yang tentunya kami harapkan dapat semakin menambah value layanan kedua perseroan”.
Kerja sama tersebut merupakan bagian dari ekspansi perseroan dalam memperluas jaringan kargo, sejalan dengan upaya perseroan dalam menargetkan capaian pendapatan bisnis kargo untuk satu outlet per bulan sebesar USD 6200 untuk outlet Jakarta, USD 6000 untuk outlet Makassar, dan USD 5800 untuk outlet Surabaya. Peningkatkan pertumbuhan bisnis kargo tersebut salah satunya akan diutilisasikan melalui strategi maksimalisasi jaringan distribusi kargo perusahaan.
Lebih lanjut, kerja sama ini akan meliputi kerja sama layanan outlet kargo yang bertempat di lokasi Pelni dan Surya Bandar Logistik, dan akan mempergunakan jaringan layanan trucking Aero Jasa Cargo dan Surya Bandar Logistik. (*)