Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis
LIVE ●
tag populer

BI: Rupiah Stabil dan Cenderung Menguat

Bank Indonesia (BI) memproyeksi nilai tukar rupiah di 2019 akan berada dalam kondisi stabil dan cenderung menguat.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Sanusi
zoom-in BI: Rupiah Stabil dan Cenderung Menguat
Dokumentasi Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo optimistis, dalam lima tahun ke depan, pangsa pasar keuangan syariah Indonesia akan meningkat dari saat ini tumbuh di level 8,4 persen menjadi 20 persen. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi nilai tukar rupiah di 2019 akan berada dalam kondisi stabil dan cenderung menguat.

"Mengenai nilai tukar, akan bergerak stabil dan cenderung menguat," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo di sela konferensi pers laporan kondisi keuangan RI oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Gedung Juanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Perry menyebutkan empat faktor yang bisa memberikan sentimen positif bagi Indonesia.

Pertama, dari perekonomian global, bank sentral AS, The Fed akan lebih menahan kenaikan suku bunga. BI memprediksi The Fed akan menaikkan suku bunga sebanyak dua kali, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak empat kali.

Baca: PHD Ditunjuk jadi Mitra Agensi Media Bukalapak

"Fed fund rate tahun ini paling dua kali. Masih tidak pasti tapi tingkat ketidakpastian Insya Allah lebih rendah," jelasnya.

Faktor kedua yaitu aliran modal dari investasi dan modal masuk kembali ke dalam negeri. Hal ini dikarenakan meningkatnya keyakinan atau confidence terhadap tanah air.

"Aliran masuk 12 miliar dolar AS. Baik saham, khususnya obligasi dan (modal) asing masuk kurang lebih Rp 19 triliun. Ini akan menambah likuiditas di pasar valas dan akan dukung stabilitas," paparnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketiga, Perry mengatakan perekonomian Indonesia akan membaik baik dari sisi pertumbuhan ekonomi, inflasi menurun, hingga defisit transaksi berjalan (CAD) yang diperkirakan akan lebih rendah.

Terakhir, mekanisme pasar, menurutnya sudah lebih baik. Hal ini akan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah di 2019.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Atas