Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Gejolak Rupiah

Ada Aksi Massa, Rupiah Tembus ke Rp 14.500 Per Dollar AS

Situasi ini telah menekan rupiah yang kini memasuki level psikologis Rp 14.500 per dollar Amerika Serikat (AS).

Ada Aksi Massa, Rupiah Tembus ke Rp 14.500 Per Dollar AS
Tribunnews/JEPRIMA
Seorang karyawan saat menghitung mata uang dalam bentuk pecahan Rp 50.000 dan pecahan Rp 100.000 di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketegangan politik di dalam negeri terpantau memanas setelah aksi unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu. Situasi ini telah menekan rupiah yang kini memasuki level psikologis Rp 14.500 per dollar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (22/5) pukul 10.23 WIB rupiah terkoreksi 0,22% di level Rp 14.512 per dollar AS. Sejak pembukaan pasar rupiah sudah dibuka melemah di level Rp 14.488 per dollar AS, sementara kemarin mata uang Garuda ditutup melemah seharga Rp 14480 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures, Faisyal mengatakan, situasi politik yang terjadi di dalam negeri membawa ketidakpastian, sehingga pasar merespon negatif. “Kerusuhan sejak tadi malam, buat rupiah terkoreksi,” kata Faisyal kepada Kontan, Rabu (22/5).

Massa aksi menunjukan peluru yang ditemukannya usai terlibat bentrokan dengan aparat Kepolisian di kawasan Slipi, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Massa aksi pendukung salah satu pasangan capres yang sebelumnya berunjuk rasa di depan Bawaslu, menyerang Asrama Brimob Petamburan dan membakar beberapa kendaraan. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Massa aksi menunjukan peluru yang ditemukannya usai terlibat bentrokan dengan aparat Kepolisian di kawasan Slipi, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Massa aksi pendukung salah satu pasangan capres yang sebelumnya berunjuk rasa di depan Bawaslu, menyerang Asrama Brimob Petamburan dan membakar beberapa kendaraan. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA (TRIBUN/DANY PERMANA)

Faisyal memprediksi sampai dengan penutupan pasar hari ini mata uang Garuda bakal lanjut merosot karena situasi politik masih ada kemungkinan bisa tambah rusuh.

Sementara, sentimen eksternal pun masih menghantui rupiah. Faisyal mengatakan efek The Fed yang masih mempertahankan suku bunga di level 2,25%-2,5% ditambang harga minyak yang makin melambung akan menjadi batu lemparan dari luar negeri, sehingga rupiah lanjut nelangsa.

Adapun ia meramal pergerakan sampai dengan tutup pasar di rentang Rp 14.580-Rp 14.625 per dollar AS.

Berita Ini Sudah Tayang di KONTAN, dengan judul: Rupiah tembus ke Rp 14.500 per dollar, ini kata analis Monex Investindo

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sanusi
Sumber: Kontan
  Loading comments...

Berita Terkait :#Gejolak Rupiah

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas