Tribun Bisnis

Sudah Sosialisasi 4 Minggu, Mulai Besok Pelni Hanya Jual Tiket Sesuai Kapasitas Bed di Kapal

kebijakan pengaturan penjualan 1 tiket 1 tempat tidur itu sudah disosialisasikan lebih dari empat minggu sebelumnya.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Sanusi
zoom-in Sudah Sosialisasi 4 Minggu, Mulai Besok Pelni Hanya Jual Tiket Sesuai Kapasitas Bed di Kapal
Ria Anatasia
Corporate Secretary Pelni Yahya Kuncoro saat melalukan press briefing di Jakarta, Rabu (31/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni akan memberlakukan kebijakan one man one seat mulai Kamis (1/8/2019) besok.

Dengan kebijakan tersebut, jumlah tiket yang dijual akan menyesuaikan kapasitas seat atau bed di kapal.

"Pelni sudah siap dengan kebijakan perusahaan, kapal hanya akan diisi sesuai kapasitas bed dan tidak ada penambahan penjualan tiket non seat atau penjualan tiket toleransi kelebihan penumpang," kata Corporate Secretary Pelni Yahya Kuncoro kepada awak media di Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Menurutnya, kebijakan pengaturan penjualan 1 tiket 1 tempat tidur itu sudah disosialisasikan lebih dari empat minggu sebelumnya.

Yahya menjelaskan, langkah ini diambil demi memberikan kenyamanan dan keamanan pada penumpang.

Baca: 6 Kegiatan Menarik Saat Mengunjungi Queenstown di Selandia Baru

Baca: 7 Pusat Oleh-oleh Khas Tawangmangu yang Wajib Traveler Kunjungi

Hal tersebut, lanjutnya, juga sejalan dengan arahan Kementerian Perhubungan untuk menghentikan dispensasi yang diterapkan selama masa angkutan lebaran per 31 Juli 2019.

"Pada masa angleb kemarin itu dispensasi sesuai aturan regulator hingga 62 persen saat peak season. Ini kita sosialisaikan ke masyarakat jauh-jauh hari, kalau kita bertekad lakukan ini. Jadi penumpang juga bisa mempersiapkan diri lebih awal," ujarnya.

Dia menambahkan, pelayanan tiket Pelni sudah bisa melalui online. Pesan tiket melalui aplikasi dan mencetak tiket dapat dilakukan saat akan berangkat di pelabuhan keberangkatan.

“Penumpang cukup pesan tiket via HP, bayar pakai ATM/atau internet banking, dapat kode booking dan print tiket saat akan berangkat di pelabuhan. Tidak usah dipirint di kantor cabang, cukup di pelabuhan keberangkatan. Kami ingin penumpang tidak repot," katanya.

Perusahaan berpelat merah itu juga berencana merevitalisasi tampilan kapalnya. Toilet, tempat sampah, vinil, restoran, dinding dan tanda-tanda di kapal dipermak lebih kekinian dan memudahkan konsumen.

Sebagai informasi, Pelni saat ini megoperasikan 26 kapal trayek nusantara dengan 83 pelabuhan singgah melayani 1.239 ruas dengan total kapasitas angkut 33.608 pax atau seat per hari. Selain itu Pelni juga melayani 46 trayek kapal perintis menyinggahi 305 pelabuhan, 4.620 ruas dengan kapasitas 13.961 pax per hari.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas