Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

World Dubai Expo 2020 Perlu Belajar dari Shanghai Expo 2010

Saat itu persiapan sangat matang dan didukung penuh oleh Pemerintah dan swasta

World Dubai Expo 2020 Perlu Belajar dari Shanghai Expo 2010
Tribunnews/Irwan Rismawan
Presiden Joko Widodo memberikan arahan dalam Rakornas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019). Dalam arahannya, Presiden Jokowi meminta agar jajaran TNI dan Polri membantu pemerintah daerah dalam mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA-Pada Rapat terbatas di Kantor Presiden, Selasa (13/8/2019) mengenai persiapan Indonesia mengikuti World Dubai Expo 2020, Jokowi menyampaikan agar penempatan lokasi stan harus strategis.

Tidak di belakang atau di dekat toilet. Keikutsertaan Indonesia pada World Dubai Expo 2020 harus belajar dari keikutsertaan pada Shanghai Expo 2010.

“Yang ini sering saya sampaikan, jangan sampai kita salah pilih lokasi. Lokasi di belakang malah dekat toilet misalnya, kalau seperti itu enggak usah ikut saja," katanya.

"KIta ingin membangun sebuah trust, membangun sebuah kepercayaan, membangun sebuah image tetapi yang kita dapat malah enggak dapet apa-apa,” ujar Jokowi.

Baca: Hambali Tolib Akhirnya Pulang ke Indonesia setelah Trial di Eropa

Bukan tanpa sebab Jokowi berpesan demikian, karena pada World Expo 2015 di Milan, Italia, stan Indonesia berlokasi tepat di sebelah toilet umum yang besar.

Baca: Kesan Penonton Setelah Menyaksikan Film Mahasiswi Baru

Pemerintah tidak terlibat dalam penetapan lokasi dikarenakan diinisiasi awal bukan dilakukan oleh pihak, sampai pada akhirnya Pemerintah juga turut harus ikut menjadi Komisioner Jenderal dalam hal memperoleh kemudahan pajak.

Baca: Hakim PN Tangerang Kabulkan KPK Jadi Pihak Ketiga Gugatan Sjamsul Nursalim

Kondisi tersebut sangat merugikan posisi stan Indonesia saat itu. Akhirnya Pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta secara gotong royong dan kerja keras sehingga dapat mengubah kondisi tersebut menjadi cerita sukses bagi Indonesia.

Seharusnya hal itu tidak perlu terjadi. Andai semua pihak mau mengambil hikmah dari pengalaman pada World Expo 2010 di Shanghai, China.

Saat itu persiapan sangat matang dan didukung penuh oleh Pemerintah dan swasta.

Baca: Menhub: Pengembangan Fasilitas Perawatan Pesawat di Dalam Negeri Dorong Efisiensi

World Expo adalah Event ketiga terbesar di dunia setelah Piala Dunia dan Olimpiade. Pada event ini Indonesia berpotensi untuk menarik investasi, perdagangan dan pariwisata.

Baca: Ikut Dubai Expo, Jokowi: Jangan Pilih Tempat di Belakang dan Dekat Toilet, Malu

Indonesia telah mengikuti kegiatan World Expo semenjak 2005, di Aichi Jepang, World Expo 2010 di Shanghai, China dan terakhir World Expo 2015 di Milan, Italia.

Berharap pesan Jokowi yang secara tegas disampaikan tidak terulang seperti di World Expo Milan, maka Indonesia dapat unggul di World Expo 2020 Dubai.

“Kita harus memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya, baik dalam rangka urusan perdagangan, urusan pariwisata, dan investasi di internasional khususnya pasar di Timur Tengah,” ujar Jokowi.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Rachmat Hidayat
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas