Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Cerita Ansari Kadir Tak Kenali Calon Partner Bisnisnya Ternyata Anak Presiden Jokowi

Pria yang kerap disapa Ari ini bercerita, awal mula bertemu Kaesang berkat proposal bisnisnya yang dia sebar di sebuah komunitas bisnis

Cerita Ansari Kadir Tak Kenali Calon Partner Bisnisnya Ternyata Anak Presiden Jokowi
Kompas.com
CEO dan Co-Founder PT Sang Khadir Indonesia, Ansari Kadir 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - CEO dan Co-Founder PT Sang Khadir Indonesia, Ansari Kadir, mengaku tak mengenal anak ketiga Presiden RI, Kaesang Pangarep, saat mulai merintis usaha Sang Pisang.

Pria yang kerap disapa Ari ini bercerita, awal mula bertemu Kaesang berkat proposal bisnisnya yang dia sebar di sebuah komunitas bisnis usai semua usahanya bangkrut.

"Akhirnya Kaesang ngajak saya ketemuan di sebuah kafe untuk bahas lebih lanjut tentang bisnis pisang itu," kata Ansari Kadir di Gedung Redaksi Kompas Gramedia Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Kendati mengajak bertemu, Ari tidak mengenali Kaesang lantaran informasi kontak pada Whatsapp Kaesang bukanlah nama sesungguhnya. Pun saat pertemuan pertama di kafe, dia tetap tak mengenali.

"Dia pakai nama lain, saya enggak kenal juga saat pertemuan pertama," ungkap Ari.

Baca: Tawari Sang Pisang ke Akun Penghina Jokowi, Kaesang : Berdagang adalah Jalan Ninja Saya

Saat pertemuan kedua yang telah disepakati, Ari baru mengenal Kaesang, itupun saat Kaesang menyebut nama aslinya dan melihat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di dalam kafe.

"Saat pertemuan pertama itu Paspampresnya di luar. Pas pertemuan kedua Paspampresnya masuk ke dalam kafe," cerita Ari.

"Saat pertemuan kedua, saya baru sadar itu anaknya Pak Jokowi. Itupun saat dia menyebut namanya Kaesang, rasanya enggak asing. Pas saya googling ternyata Kaesang Pangarep.

Saya tanya, "Kamu anaknya Pak Presiden?" Kaesang membenarkan," tambahnya sambil tertawa.

Mulai dari pertemuan itu, Ari mulai merintis usaha bersama Kaesang. Mulai dari percobaan, survei, membangun relasi, research, development, hingga membangun toko pertama tanpa menggunakan label "Anak Presiden"-nya Kaesang.

"Orang bilang karena bapaknya jadi Presiden, bisnisnya jadi jalan. Padahal enggak. Saya bareng dia itu dari tahun 2017 angkat-angkat pisang dari pasar bareng-bareng. Pak Jokowi itu justru enggak tau awalnya Kaesang bangun Sang Pisang," ungkap Ari.

Menurut Ari, Kaesang mau membangun bisnis bersamanya karena putra Presiden Jokowi itu percaya pada perjuangannya selama ini. Terlebih, Ari punya pengalaman di bidang sales dan marketing yang banyak meraih penghargaan di tempat dia bekerja dulu.

Karena keahliannya, Ari cepat naik jabatan. Hingga saat ini, karyawan Sang Pisang telah berjumlah 1.500 orang. Bisnis pun telah memiliki 73 toko, yang omzetnya mencapai Rp 30 miliar dengan lokasi penjualan tertinggi berada di Malang, Bali, dan Jakarta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Ansari Kadir, Dari Bangkrut hingga Menjalankan Bisnis Bersama Kaesang" 

Ikuti kami di
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas