Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Komisaris Sriwijaya Air Copot 3 Direktur Rangkap Jabatan, Garuda Mengaku Belum Tahu

Garuda Indonesia menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi dari manajemen Sriwijaya Air terkait pencopotan tersebut.

Komisaris Sriwijaya Air Copot 3 Direktur Rangkap Jabatan, Garuda Mengaku Belum Tahu
Kompas.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Komisaris PT Sriwijaya Air memberhentikan tiga direktur yang tadinya menjabat di PT Garuda Indonesia.

Dalam surat pemberitahuan Surat Pemberitahuan nomor 001/Plt.DZ/EXT/SJ/IX/2019 yang dikeluarkan pada Senin, 9 September 2019, disebutkan tiga eks bos Garuda Indonesia yang dicopot yakni Direktur Utama Joseph Andriaan Saul, Direktur Human Capital & Services Harkandri M Dahler, dan Direktur Komersial Joseph Dajoe K Tendean.

Menanggapi itu, Garuda Indonesia menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi dari manajemen Sriwijaya Air.

"Sehubungan dengan perubahan pengurus perseroan di Sriwijaya, Garuda Indonesia Group belum menerima pemberitahuan resmi dari pemegang saham SJ," kata VP Corcom Garuda Indonesia Ikhsan Rosan kepada Tribunnews.com, Selasa (10/9/2018).

"Manajemen Garuda Indonesia Group meminta SJ untuk bertemu besok Rabu (11/9) untuk meminta penjelasan dan klarifikasi dari SJ," tambahnya.

Baca: Stroomnet PLN Tawarkan Promo Gratis Berlangganan Internet Sampai 10 Bulan, Ini Caranya

Untuk diketahui, ketiga anggota direksi itu menjabat di Sriwijaya Air setelah anak usaha Garuda, Citilink Indonesia melakukan kerja sama operasional (KSO) dengan Sriwijaya Air.

Baca: Elza Syarief Tuding Nikita Mirzani Cepu Alias Mata-mata Polisi, Begini Tanggapan Polda Metro

Joseph Andrian Saul sebelumnya menjabat sebagai General Manager Garuda Indonesia di Bali. Sementara Joseph Tendean sebelumnya menjabat sebagai Senior Manager Anciliary Garuda Indonesia. Kemudian Harkandri M Dahler sebelumnya menempati posisi Direktur Personalia Garuda Maintenance Facility.

Pengangkatan Joseph Andrian Saul, Joseph Tendean, Joseph Tendean dan Harkandri salah satunya untuk membantu struktur organisasi Sriwijaya Air dalam pelunasan utang perusahaan ke BUMN.

Utang itu antara lain ke Pertamina Rp 942 miliar, GMF (Repair dan Maintenance) Rp 810 miliar, BNI Rp 585 miliar (Pokok), Spareparts USD 15 juta, Angkasa Pura II Rp 80 miliar dan Angkasa Pura I Rp 50 miliar.

Selain itu, sumber Tribunnews.com menyebutkan pemberhentian jabatan Joseph dkk. bukan atas perkara kinerja, melainkan buntut dari mundurnya Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara dari jajaran komisaris Sriwijaya Air.

Air Askhara bersama dua bos Garuda lainnya memutuskan untuk mengudurkan diri setelah kasus dugaan rangkap jabat oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Hingga berita ini diturunkan, Tribunnews.com masih mencoba mengonfirmasi ke Wakil Komisaris Utama Sriwijaya Air, Chandra Lie hingga VP Corsec Sriwijaya Air Retri Maya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ria anatasia
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas