Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Industri Reksa Dana Bidik Generasi Milenial

PNM Investment Management menyatakan, industri reksa dana sedang gencar menyasar generasi milenial untuk berinvestasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PNM Investment Management menyatakan, industri reksa dana sedang gencar menyasar generasi milenial untuk berinvestasi.

Direktur Utama PNM Investment Management Bambang Siswaji mengatakan, langkah inovasi produk ini dilakukan untuk mendukung strategi l yang mulai fokus mengembangkan basis investor ritel, khususnya kalangan milenial.

Baca: Lampaui Target, PNM Investment Catatkan Dana Kelolaan Rp 12,1 Triliun

Baca: PNM Investment Luncurkan Aplikasi Reksa Dana Online untuk Milenial, Bisa Investasi Mulai Rp 10 Ribu

"Hal ini mengingat masih besarnya potensi pasar ritel, terutama menyasar kelompok milenial. Apalagi, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi usia produktif dari kalangan usia milenial hingga 2045," ujarnya di kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Bambang menjelaskan, dengan perkembangan ekonomi Indonesia yang makin maju maka instrumen investasi akan bergeser dari sektor perbankan ke produk pasar modal seperti reksa dana.

Sehingga tren itu akan berdampak positif bagi manajer investasi dengan produk reksa dana yang bisa menjangkau banyak kalangan.

Sementara untuk lebih memacu peningkatan investor, ia menjelaskan, PNM Investment terus melakukan inovasi pengembangan produk.

Rekomendasi Untuk Anda

"Selain menggarap reksa dana yang tradisional, perusahaan juga akan mengembangkan produk reksa dana Exchange Traded Fund (ETF) maupun reksa dana efek beragun asset," tutur Bambang.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah dana kelolaan (asset under management/AUM) industri reksa dana mencapai Rp 551 triliun per pekan kedua 2019. Jumlah ini tumbuh sekira 9,1 persen dibanding periode akhir tahun lalu Rp 505,4 triliun.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas