Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pinjaman Macet Fintech Tembus 3 Persen, OJK Bilang Masih Masuk Akal

Pejabat OJK mengatakan, fintech lending adalah model bisnis yang berasal dari masyarakat untuk masyarakat.

Pinjaman Macet Fintech Tembus 3 Persen, OJK Bilang Masih Masuk Akal
TRIBUNNEWS/REYNAS
Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKRTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, kredit macet fintech lending mencapai 3,06 persen atau senilai Rp 322,82 miliar per Agustus 2019.

Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi menyebut angka tersebut masuk akal karena jumlah peminjam dan nilai pinjaman meningkat.

"OJK melihat logis kalau lender berani memberi jumlah peminjam baru dan meningkatkan NPL," kata Hendrikus di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Dia mengatakan, jika kredit bermasalah atau non performing loan/NPL ditekan bakal membuat industri fintech lending tidak mampu menjalankan bisnis.

Menurutnya, fintech lending adalah model bisnis yang berasal dari masyarakat untuk masyarakat.

Baca: Kisah Asmara Istri Tentara Berujung Maut: Jayanti Dikenal Perempuan Ulet, Meski Jadi Korban KDRT

"Ketika OJK mengatakan tingkat bunga hanya boleh 2 persen, mau tidak meminjamkan. Sedangkan yang meminjam itu risiko tinggi," paparnya.

Baca: Benny Wenda Minta Bertemu Jokowi Bahas Papua, Tapi Minta 6 Syarat Berat Ini

Hendrikus menyatakan membiarkan masyarakat yang menentukan tingkat bunga level risiko yang diinginkan dan dipinjamkan, ke sektor konsumtif atau produktif.

Data OJK menyimpulkan akumulasi realisasi pinjaman yang telah disalurkan Fintech Lending per Agustus 2019 sebesar Rp 54,71 triliun. 

Nilai ini tumbuh 141,40 persen year to date (ytd) dari posisi akhir Desember 2018 yang mencapai Rp 22,66 triliun.

Jumlah akumulasi rekening lender per Agustus 2019 sebanyak 530.385 entitas. 

Angka ini, naik 155,60 persen secara ytd. Jumlah transaski peminam (borrower), sebanyak 12,83 juta entitas atau meningkat 194 persen ytd.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas