Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menhub Tertantang Kejar Target Lima Bali Baru

Budi Karya Sumadi mengaku tertantang mengejar target pembangunan infrastruktur destinasi lima Bali baru

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
zoom-in Menhub Tertantang Kejar Target Lima Bali Baru
Reynas Abdila
Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi setelah menghadiri diskusi ‘’Makmur, Terhubung, Berkat Infrastruktur” di Restoran Seribu Rasa, Jakarta 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku tertantang mengejar target pembangunan infrastruktur destinasi lima Bali baru.

“Tugas lima Bali baru ini menantang bagi kami di Kemenhub setiap saat harus meng-update apa target yang bisa dioptimalisasi yang harus selesai akhir 2020,” jelas Menhub di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Kelima Bali baru tersebut di antaranya Labuan Bajo, Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Likupang.

Baca: Jadi Lokasi Liburan Raffi Ahmad, Ini 5 Tempat Wisata di Selandia Baru yang Bisa Dikunjungi

Baca: DPR Minta Menhub Perhatikan Isu Garuda vs Sriwijaya dan Harga Tiket Pesawat

Baca: Menhub Temui Dubes-Dubes Demi Galang Dukungan Jadi Anggota Dewan IMO

Menurutnya, landasan pacu Labuan Bajo harus diperpanjang, pelabuhan harus diperbesar agar kapal yacht bisa bersandar.

“Kita puter otak menggandeng stakeholder untuk pelebaran bandara dan berarti kapal kargo harus dipindahkan,” ucap mantan Direktur Utama Angkasa Pura II tersebut.

Kemudian integrasi moda transportasi dari Bandara Kulonprogo Yogyakarta, serta beberapa bandara lainnya yang menjadi destinasi super prioritas.

“Instruksi ini bukan saya mulai menjabat menjadi menteri. Pak Jokowi mengatakan bagaimana itu kok (bandara) tidak dibereskan, kok masih overloaded,” urainya.

Rekomendasi Untuk Anda

Budi sepakat dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pembangunan infrastruktur haruslah terukur dan tidak memakai cara yang biasa.

Menteri PUPR menyebut pemerintah akan menambal kekurangan serapan anggaran dari Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta ditopang pihak swasta.

“Kita juga mengurangi penggunaan BUMN sehingga lebih banyak swasta yang masuk. Setelah pelelangan selesai kami mengharapkan Januari sudah ada kontrak sekitar 30 persen dari anggaran belanja modal,” ucap Basuki.

Dalam diskusi ‘’Makmur, Terhubung, Berkat Infrastruktur” tersebut turut hadir Presiden RI Joko Widodo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas