Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ahok Masuk BUMN

Ahok Diminta Jaga Gaya Bicara Jika Jadi Pimpin BUMN

BUMN berkewajiban menjalankan usahanya secata efektif dan efisien guna mengembangkan usaha

Ahok Diminta Jaga Gaya Bicara Jika Jadi Pimpin BUMN
Tribunnews.com/Reza Deni
Basuki Tjahaja Purnama atau BTP atau Ahok disambut sejumlah relawan PDI Perjuangan di kediaman Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi di Jakarta, Selasa (30/4/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dipastikan akan menjadi petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kepastian itu didapat setelah Ahok bertemu Menteri BUMN Erick Thohir kemarin Rabu 13 November 2019.

Ketua Umum Relawan Jokowi atau RèJO HM Darmizal menyatakan dukungan jika pemerintah memilih Ahok untuk menjadi Komisaris Utama BUMN, jika BUMN besar sektor energi yang sangat penting dan bersentuhan langsung dengan kemaslahatan masyatakat luas.

Menurut Darmizal, BUMN berkewajiban menjalankan usahanya secata efektif dan efisien guna mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan dan labanya. Dalam aksi korporasinya, selain mencari keuntungan yang sebesarnya, BUMN sekaligus berperan sosial bagi kepentingan masyarakat luas. Dua fungsi yang harus dijalankan secara bersamaan sekaligus.

"Oleh karena itu, diperlukan pemimpin BUMN yang memiliki integritas tinggi dan loyalitas kebangsaan yang tanpa reservenya," kata Darmizal Kamis (14/11/2019).

Baca: Kabar Buruk, Pejabat BUMN Ditangkap Densus 88 Ternyata Bukan Orang Sembarangan, Respons Erick Thohir

Dijelaskan Darmizal, Ahok merupakan tokoh yang memiliki integritas dan loyalitas tinggi.

Bahwa ada kemungkinan kelompok tertentu yang akan merasa dirugikan atau tidak nyaman dengan kehadiran Ahok sebagai pemimpin BUMN, tidak perlu terlalu dirisaukan.

Mereka pasti gerah dan meradang karna ada potensi usaha mereka yang sudah mapan akan menjadi berantakan.

Baca: Ahok Disebut Akan Jadi Bos BUMN, Ini Tanggapan Elite PKS

Penempatan Ahok sebagai pimpinan BUMN, kata Darmizal, dapat menjadi jawaban dan kebutuhan terkini yang mendesak, dia mampu menjawab tantangan dengan kinerja yang trengginas.

Karena itu, setelah ditetapkan, mari kita berbaik sangka, beri kesempatan dan waktu kepada Ahok untuk membuktikan kemampuannya. 

Baca: Komisi VII DPR: Ahok Wajib Mundur dari PDIP Jika Dipilih Jadi Bos BUMN

"Mari kita lihat kembali berbagai penjelasan dan sambutan Presiden Jokowi saat memberikan arahan diberbagai pertemuan. Pembukaan Kilang Masela diharapkan mampu mengurangi Impor BBM dan menutup rapat peluang bergerilyanya kembali mafia migas yang sangat merugikan negara," ujar alumni UGM Jogjakarta ini.

Namun demikian, Ahok, tentu pula harus mampu berakselarasi dengan cepat dan sebaik baiknya guna segera menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya di BUMN.

"Gaya kepemimpinan dengan disiplin tinggi namun selaligus harus pula disiplin tinggi dalam bertutur kata. Sebagaimana pepatah mengatakan 'Mulutmu Harimaumu'," ujarnya.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas