Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kuartal Ketiga, Laba Bersih Maybank Meningkat Menjadi RM 2,0 Miliar

Maybank mengumumkan peningkatan kinerja kuartal ketiga pada tahun ini yang mencapai pertumbuhan laba bersih sebesar 2,1 persen menjadi RM 2,0 miliar.

Kuartal Ketiga, Laba Bersih Maybank Meningkat Menjadi RM 2,0 Miliar
TRIBUNNEWS.COM/FITRI WULANDARI
Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maybank baru saja mengumumkan peningkatan kinerja kuartal ketiga pada tahun ini yang mencapai pertumbuhan laba bersih sebesar 2,1 persen menjadi RM 2,0 miliar.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan capaian laba bersih pada periode yang sama di tahun lalu yang mencapai RM 1,96 miliar.

Sementara itu laba sebelum pajak (PBT) pada kuartal ketiga dari bank terbesar ke-4 di Asia Tenggara ini pun naik 0,3 persen sebesar RM 2,65 miliar.

Naiknya pendapatan 14,1 persen itu terjadi pada pendapatan operasional bersih selama kuartal yang berasal dari kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 6,0 persen serta kenaikan signifikan pendapatan non bunga bersih sebesar 38,6 persen.

Laba bersih di kuartal ketiga ini naik 3,0 persen dibandingkan kuartal April-Juni 2019, kenaikan angka ini didukung kenaikan pendapatan operasional bersih sebesar 10,3 persen.

Baca: Smart Bank Diprediksi Akan Muncul karena Disrupsi Digital

Baca: Uang Rp 149 Juta Akan Disetor ke Bank Malah Dicuri

Baca: Maybank Indonesia Memprediksi Volatilitas Akan Bertahan dalam Waktu Dekat

Hal ini disebabkan lebih besarnya pendapatan investasi dan perdagangan serta meningkatnya marjin bunga bersih (NIM) sebesar 13 basis poin (bps) secara kuartalan.

Chairman Maybank, Datuk Mohaiyani Shamsudin mengatakan pihaknya terus mensiasati kondisi geo-politik saat ini yang berimbas pada ketidakpastian iklim operasional.

"Ketidakpastian iklim operasional masih berlanjut, dan kami tetap berhati-hati mengingat kondisi geo-politik yang berkepanjangan," ujar Mohaiyani, dalam keterangan resminya, Jumat (29/11/2019).

Kendati terus waspada, ia menegaskan kinerja Maybank tidak terganggu.

Bahkan pihaknya pun kini fokus mengejar target, termasuk menangkap peluang di kawasan Tiongkok (China).

Baca: Tahun Lalu, WOM Finance Raup Laba Bersih Rp 181 Miliar

Baca: Dua Sahabat Ini Akan Bersaing di Maybank Bali Marathon 2017

Baca: Pegawai Bank Ini Berhasil Bikin Nasabah Pria Rela Ngantri, Foto-fotonya Viral & Bikin Resah Netizen!

"Meskipun demikian, kami ditopang dengan hasil yang stabil dan akan fokus untuk mewujudkan peluang di regional, terutama di ASEAN dan Greater China," kata Mohaiyani.

Maybank mencatatkan pendapatan operasional bersih yang tumbuh sebesar 5,3 persen secara tahunan, didukung kenaikan pendapatan non bunga sebesar 12,5 persen dan pertumbuhan pendapatan non bunga 2,6 persen pada periode sembilan bulan hingga September 2019.

Namun PBT Group turun tipis menjadi RM 7,75 miliar dari RM 7,81 miliar per September 2018.

Begitu pula laba bersih yang turun sebesar RM 5,75 miliar jika dibandingkan RM 5,79 miliar pada tahun lalu.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas