Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sensus Penduduk 2020

Sensus Penduduk 2020, BPS Sosialisasi ke ASN hingga Milenial

Selain ASN, BPS juga sosialisasi ke perguruan tinggi dengan menggandeng fakultas statistik.

Sensus Penduduk 2020, BPS Sosialisasi ke ASN hingga Milenial
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kepala Badan Pusat Statistik Kecuk Suhariyanto menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (12/12/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, akan mensosialisasikan sensus penduduk 2020.

Sosialisasi ini nantinya menyasar ke Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga milenial.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, pihaknya berupaya menggandeng Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk sosialisasi ASN.

Harapannya ada sekira 15 juta penduduk ikut berpartisipasi dari ASN beserta keluarga.

"Kementerian PAN-RB punya wewenang ke 4,5 juta ASN. Ditambah dengan minimal anggota keluarga bisa jadi 15 juta," ujar dia di kantornya, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Baca: Sensus Penduduk 2020, Alamat Tidak Sesuai KTP Bisa Lapor

Baca: BPS Bersiap Catat Sensus Penduduk 2020

Selain ASN, BPS juga sosialisasi ke perguruan tinggi dengan menggandeng fakultas statistik.
Selain dapat ilmu, para mahasiswa diharapkan bisa antusias terhadap program ini.

Mahasiswa dari kalangan milenial tersebut disasar melalui cara komunikasi berbeda. Pegawai BPS yang tersebar di kampus-kampus itu nantinya melakukan sosialisasi dengan gaya kekinian.

"Kita ada BPS goes to campus, saya kirim anak BPS milenial karena di kantor ini 58 persennya milenial," kata pria yang akrab disapa Kecuk tersebut.

Menurutnya, sosialisasi terhadap milenial lebih menantang karena mereka tidak mau banyak membaca. Jadinya, pesan yang disampaikan harus sesimpel mungkin.

Cara menyampaikannya, lanjut Kecuk, paling efektif melalui media sosial. Dari sana, BPS membuat infografis secara singkat dan jelas.

"Di Facebook kita ada info grafis selembar-selembar. Video grafis juga dilakukan, BPS punya tim untuk eksplorasi Twitter dan sebagainya," pungkasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas