Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Liburan Nataru, BNI Siapkan Uang Tunai Rp 16,9 Triliun Per Minggu

Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan dana segar sebesar Rp 16,9 triliun per pekan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
zoom-in Liburan Nataru, BNI Siapkan Uang Tunai Rp 16,9 Triliun Per Minggu
http://zakiy.my.id/
ATM BNI nih 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Demi memenuhi kebutuhan para nasabahnya pada periode liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan dana segar sebesar Rp 16,9 triliun per pekan.

Hal itu disampaikan Deputy General Manager Divisi Operasional BNI Feri Fariansis di Kantor Pusat BNI 46, Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2019).

Ia memprediksi akan ada lonjakan sekitar 5 persen terkait kebutuhan nasabah pada momen liburan Nataru ini.

Baca: Nataru, BI Siapkan Dana Tunai Rp 105,0 Triliun untuk Kebutuhan Masyarakat

Berbeda dengan periode Nataru di tahun sebelumnya yang diprediksi melonjak 8 persen namun realisasinya hanya mencapai 5 persen dengan kebutuhan uang tunai tercatat Rp 16,1 triliun per pekan.

"Tahun lalu, kami targetkan meningkat 8 persen ya, tapi realisasinya 5 persen dengan kebutuhan uang tunai Rp 16,1 triliun per pekan," ujar Feri.

Tidak adanya kebijakan yang signifikan membuat pihaknya memprediksi peningkatan kebutuhan uang tunai di akhir tahun ini hanya berada pada kisaran angka 5 persen saja.

"Tahun ini kami targetkan 5 persen dengan kesiapan kas Rp 16,9 triliun, tidak ada kebijakan signifikan yang terjadi pada tahun ini. Kondisi ekonomi akhir tahun ini normal saja," kata Feri.

Rekomendasi Untuk Anda

Jumlah total uang tunai yang disediakan oleh BNI untuk memenuhi kebutuhan para nasabah ini merupakan gabungan dari setoran cabang dan setoran SR (internal) serta Bank Indonesia (BI) dan transaksi antarbank (eksternal).

Untuk setoran cabang dan setoran SR diperoleh dana sebesar Rp 10,3 triliun atau 61 persen, kemudian Rp 6,6 triliun atau 39 persen berasal dari BI dan transaksi antarbank.

Penyediaan uang tunai untuk periode ini akan terbagi menjadi 21 persen di Jabodetabek serta 79 persen di luar Jabodetabek.

Sementara itu, peningkatan diperkirakan terjadi pula pada kebutuhan nasabah terkait mesin ATM.

Kebutuhan ini diprediksi meningkat sebesar 13 persen atau mencapai Rp 11,5 triliun dari realisasi tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 10,2 triliun.

Kebutuhan terkait uang tunai ini diprediksi mengalami lonjakan tertinggi mencapai Rp 17,6 triliun, pasca perayaan Natal yakni pada 26 Desember 2019 hingga awal tahun 1 Januari 2020.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas