Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banjir di Jakarta

Tujuh SPBU Pertamina di Jakarta Tidak Beroperasi Terimbas Banjir

Untuk hari ini pasokan BBM maupun LPG tetap dilakukan dan berjalan normal, meski sejumlah ruas jalan mengalami genangan.

Tujuh SPBU Pertamina di Jakarta Tidak Beroperasi Terimbas Banjir
TRIBUNNEWS.COM/Bian Harnansa
Sejumlah warga dan kendaraan bermotor berusaha melewati genangan air di Jalan Raya Pos Pengumben, Jakarta Barat, Rabu (01012020). Hujan lebat berdurasi cukup lama sejak malam pergantian tahun hingga pagi hari, membuat sejumlah jalan raya dan perumahan warga di Jabotabek terendam banjir. (TRIBUNNEWS.COM/Bian Harnansa) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak malam pergantian tahun membuat beberapa wilayah tergenang banjir.

Meski terjadi genangan air di beberapa ruas jalan, namun pasokan BBM untuk SPBU dan LPG dari Integrated Terminal Jakarta tetap berjalan normal.

Pada Integrated Terminal Jakarta terdapat Fuel Terminal Plumpang, Fuel Terminal Priok, dan LPG Terminal Priok yang menjadi jalur distribusi LPG subsidi 3 kilogram (kg) ke wilayah Jabodetabek.

Unit Manager Communication Relation & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) III Dewi Sri Utami menyatakan, pasokan BBM untuk SPBU di wilayah Jakarta dan sekitarnya dipastikan aman.

"Mengingat sejak Senin hingga Selasa kemarin beberapa SPBU di Jakarta dan sekitarnya telah mendapat pasokan penuh BBM, guna mendukung mobilitas masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun," ujarnya melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (1/1/2020).

Baca: Evi Masamba Jadi Korban Banjir, Video Kondisi Rumah Tergenang Air, Khawatirkan Nasib Putrinya

Sementara, Dewi menjelaskan, untuk hari ini pasokan BBM maupun LPG tetap dilakukan dan berjalan normal, meski sejumlah ruas jalan mengalami genangan.

Namun demikian, terdapat beberapa SPBU yang tidak beroperasi karena akses jalan di sekitar SPBU tergenang air dan listrik di beberapa SPBU juga dimatikan untuk menjaga keamanan dan keselamatan, imbas genangan.

Dewi mengungkapkan, genangan air yang cukup tinggi kisaran 30 sampai 50 cm di sekitar SPBU, sehingga tidak memungkinkan SPBU beroperasi.

"Beberapa jaringan listrik dimatikan, karena faktor safety. Namun demikian, saat ini warga Jakarta juga tidak banyak beraktivitas karena akses jalan terhambat," pungkasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas