Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Investasi Bodong

Investasi Bodong MeMiles Seret Nama Penyanyi Ello, Alur Bisnisnya Pakai Aplikasi

Nama penyanyi Marcello Tahitoe atau Ello terseret kasus investasi ilegal berbasis aplikasi androind bernama MeMiles. Seperti apa alur bisnisnya?

Investasi Bodong MeMiles Seret Nama Penyanyi Ello, Alur Bisnisnya Pakai Aplikasi
TRIBUNJATIM.COM
Cara Pelaku Investasi Bodong Kibuli 264 Ribu Member & Raup Rp 750 M, Publik Figur Diduga Terlibat 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Nama penyanyi Marcello Tahitoe atau Ello terseret kasus investasi ilegal berbasis aplikasi androind bernama MeMiles. Seperti apa alur bisnisnya?

Sang manajer Petra membenarkan bahwa Ello ikut berinvestasi dalam MeMiles yang dinaungi oleh PT Kam and Kam.

"Semua ikut, aku aja ikut, semua ada kami banyak yang ikut kayak gitu kan," kata Petra melalui sambungan telepon, Jumat (3/1/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

Namun, Petra mengatakan bahwa Ello belum mengetahui MeMiles tempatnya berinvestasi itu ternyata bodong.

Polda Jawa Timur menyebut bahwa MeMiles melakukan praktik penipuan berkedok investasi yang meraup omzet mencapai Rp 750 miliar dalam delapan bulan.

Bagaimana alur bisnis investasi MeMiles ini?

Penyanyi Marcello Tahitoe saat tampil pada Hodgepodge Superfest 2019, di Allianz Ecopark Ancol, Jakarta, Minggu (1/9/2019). Selain Marcello, Hodgepodge Superfest 2019 hari terakhir juga dimeriahkan oleh Pamungkas, Danilla, Maliq & D'Essentials, Prophets Of Rage dan lainnya. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Penyanyi Marcello Tahitoe saat tampil pada Hodgepodge Superfest 2019, di Allianz Ecopark Ancol, Jakarta, Minggu (1/9/2019). Selain Marcello, Hodgepodge Superfest 2019 hari terakhir juga dimeriahkan oleh Pamungkas, Danilla, Maliq & D'Essentials, Prophets Of Rage dan lainnya. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Faldian (40) satu di antara korban investasi bodong berbasis aplikasi MeMiles mengungkap, sistem member di dalam bisnis tersebut.

Menurutnya, struktur tertinggi dalam bisnis yang dijalankan 'PT Kam and Kam' dimulai dari Level Master, Level Leader, Level Agen, dan terakhir Level Member.

Penentuan seorang member bisa menempati struktur level tertinggi atau Level Member, dilihat jumlah nominal Top Up yang dibayarkan selama menggunakan aplikasi 'MeMiles'.

"Kan perusahaan baru akan cari orang, yang masuk akan jadi masternya. Kemudian masternya cari orang baru lagi," kata Faldian.

Halaman
12
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Surya
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas