Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Penjelasan Garuda Soal Isu Warga China Terindikasi Corona Sepulangnya dari Bali

Garuda Indonesia, lanjutnya, telah mengganti filter alat penyaring udara High Efficiency Particulate Arresting (HEPA) guna mematikan virus

Penjelasan Garuda Soal Isu Warga China Terindikasi Corona Sepulangnya dari Bali
AIRBUS
Armada pertama Airbus A330-900 pesanan Garuda Indonesia. Pesawat berbadan lebar generasi terbaru dari Airbus ini merupakan satu dari 14 pesawat A330-900 pesanan Garuda. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maskapai Garuda Indonesia memberikan keterangan terkait penerbangan GA 858 rute Denpasar-Shanghai pada 28 Januari 2020.

Hal itu menyusul kabar adanya warga negara China yang terindikasi positif corona pasca mengunjungi Bali.

Direktur Operasi Garuda Indonesia Tumpal M Hutapea mengatakan, dalam penerbangan tersebut pihaknya telah melakukan proses inspeksi lebih lanjut berupa penyemperotan cairan khusus (disinseksi) kabin pesawat.

Baca: Persija Jakarta Menang Lagi Kali ini Sabah FA yang Disikat 2-0

Baca: Tak Setuju Eks ISIS Dilarang Pulang, Fadli Zon Didebat Keras Fadjroel Rachman dan Hikmahanto Juwana

Baca: Genjot Penjualan Tiket, Garuda Indonesia Gandeng Agen Travel Haji Khusus dan Umrah

Garuda Indonesia, lanjutnya, telah mengganti filter alat penyaring udara High Efficiency Particulate Arresting (HEPA) guna mematikan virus dan bakteri di kabin pesawat.

"Garuda Indonesia memastikan seluruh penumpang dari dan menuju rute Tiongkok telah melalui prosedur profiling dan pemeriksaan kondisi kesehatan oleh otoritas terkait di bandara," kata Tumpal dalam keterangan tertulis, Kamis (13/12/2020).

Baca: Jalani Proses Hukum, Wawan Masih Diwajibkan Bayar Cicilan Mobil Mewah Hingga Ratusan Miliar

Tumpal menjelaskan, upaya pencegahan itu merupakan proses standar safety dan kebersihan Garuda Indonesia yang dilakukan pada kondisi penyebaran epidemi virus wabah penyakit.

"Proses disinseksi tersebut dilakukan untuk memastikan kebersihan dan aspek higienis kabin pesawat. Proses disinseksi tersebut juga dilakukan di area kargo pesawat," kata dia.

Baca: Mantan Menpora Imam Nahrawi Sempat Marahi Gatot Soal Tak Dapat 'Panggung' di Event Internasional

Menurutnya, awak pesawat Garuda Indonesia yang bertugas pada rute Tiongkok juga melakukan prosedural pemeriksaan kesehatan rutin di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara pada saat sebelum dan setelah bertugas untuk memastikan kesehatan awak pesawat.

Upaya antisipasi juga dilakukan oleh pihak otoritas bandara melalui melalui profiling dan pengecekan seluruh penumpang yang akan melaksanakan penerbangan di bandara.

Lebih lanjut dijelaskan, maskapai berplat merah iti sebelumnya telah merekomendasikan penggunaan alat penunjang kebersihan seperti masker dan hand sanitizer bagi penumpang dan awak pesawat yang melaksanakan perjalanan pada rute dari dan menuju Tiongkok.

Sementara itu, Garuda Indonesia telah menyetop sementara seluruh penerbangan dan menuju China sejak 5 Februari 2020 lalu.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ria anatasia
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas