Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Omnibus Law

Uang Penghargaan dalam RUU Omnibus Law Menyusut, SBSI: Yang Sudah Ada Harusnya Ditingkatkan

Dalam draf RUU Omnibus Law, pemerintah berencana mengubah skema pemberian uang penghargaan kepada pekerja yang terkena PHK.

Uang Penghargaan dalam RUU Omnibus Law Menyusut, SBSI: Yang Sudah Ada Harusnya Ditingkatkan
Tribunnews/JEPRIMA
Massa buruh melakukan aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020). Tuntutan mereka meminta RUU Omnibus Law dibatalkan jika merugikan kelompok buruh mereka pun kecewa karena buruh tidak dilibatkan dalam pembahasan draftnya. Tribunnews/Jeprima 

Dengan demikian, Endang pun berharap pemerintah mampu memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam undang-undang tersebut.

"Harusnya itu yang diperbaiki, bukan malah yang sudah baik itu malah dikurangi untuk nilainya," kata Endang pada Tribunnews.com, Kamis (13/2/2020) lalu.

Sementara itu, menurut Endang, banyak hal yang rancu dalam RUU Omnibus Law yang tengah diwacanakan pemerintah.

Baca: Draf Omnibus Law Cipta Kerja Sebut PP Bisa Cabut UU, Ini Respons dari Mahfud MD hingga Yasonna Laoly

"Banyak yang sekarang ini lagi dipertentangkan oleh buruh seperti sistem jam kerja yang rancu dengan UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2013," ujar Endang.

"Itu kan kalau kita kaji, aturan-aturan hitungan jam kerjanya itu yang nggak jelas, mulai dari sistem yang seperti apa yang akan dibangun atau akan diberikan," sambungnya.

Endang pun membahas mengenai pesangon yang menurutnya terkesan merugikan buruh.

"Banyak hal lagi mulai dari hitung-hitungan pesangon yang terkesan merugikan buruh," kata Endang.

"Harusnya hal-hal yang sudah ada itu ditingkatkan, bukan malah menurunkan nilai dalam UU itu sendiri," lanjutnya.

(Tribunnews.com/Widyadewi Metta) (Kompas.com/Rully R. Ramli)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Uang Penghargaan yang Dipangkas hingga Bonus untuk Pekerja, Ini Fakta-fakta Omnibus Law Cipta Kerja"

Ikuti kami di
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas