Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Lebih Optimistis dari Sri Mulyani, Ekonom Sebut Dampak Corona ke Ekonomi 0,09 Persen

Nasib Indonesia masih lebih baik dari negara tetangga di Asia Tenggara karena aktivitas perdagangannya tidak terlalu besar, terutama dari sisi ekspor.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Lebih Optimistis dari Sri Mulyani, Ekonom Sebut Dampak Corona ke Ekonomi 0,09 Persen
TRIBUNNEWS.COM/YOVAN
Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal optimis dampak wabah virus corona ke ekonomi Indonesia cuma 0,09 persen, lebih rendah dari perkiraan Menteri Keuangan Sri Mulyani yakni hingga 0,6 persen.

Fithra menjelaskan, hitungan penurunan ekonomi Indonesia tersebut mengacu pada potensi perekonomian China yang anjlok 1 persen imbas corona.

"Setiap kontraksi 1 persen ekonomi China ke Indonesia cuma 0,09 persen. Maksimal 0,1 persen atau 0,15 persen," ujarnya di kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Baca: Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 793.000, Buyback Ikut Naik

Menurutnya, nasib Indonesia masih lebih baik dari negara tetangga di Asia Tenggara karena aktivitas perdagangannya tidak terlalu besar, terutama dari sisi ekspor.

"Kalau dibandingkan Vietnam, Thailand, dan Singapura yang jadi hub di Asia Tenggara ini pasti akan terdampak. Indonesia tidak sebesar itu," kata Fithra.

Sementara, pengaruh ekonomi Indonesia paling besar justru dari dalam negeri sendiri, bukan dari adanya gejolak virus corona.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dampak corona virus ke ekonomi Indonesia sementara. Dengan karakteristik perekonomian Indonesia, dari eksternal pengaruh, tapi tidak sebesar domestik," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas