Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Imbas Corona, Luhut Sebut Industri Pariwisata Rugi Rp 7 Triliun per Bulan

sektor pariwisata mengalami kerugian hingga 500 juta dolar AS atau setara Rp 7 triliun (kurs Rp 14.000) setiap bulannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ria anatasia
Editor: Sanusi
zoom-in Imbas Corona, Luhut Sebut Industri Pariwisata Rugi Rp 7 Triliun per Bulan
TRIBUNNEWS/GITA IRAWAN
Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan penyebaran virus corona di sejumlah negara berdampak besar pada pariwisata Indonesia.

Menurutnya, sektor pariwisata mengalami kerugian hingga 500 juta dolar AS atau setara Rp 7 triliun (kurs Rp 14.000) setiap bulannya.

Baca: Bangunan AEON Mall JGC Dituding Sebabkan Banjir, Warga Berdemo, Lempar Pembatas Jalan & Rusak Sarana

Baca: Asuransi Jasindo Mulai Garap Digitalisasi Produk

Baca: Gojek dan Grab Akan Merger?

"Data yang kami dapat dari Bank Indonesia, dalam bidang pariwisata itu ada kerugian kira-kira bisa sampai 500 juta dolar AS per bulan,” ungkap Luhut di kantornya, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Untuk itu, lanjut Luhut, pemerintah tengah menyiapkan skema insentif guna mendongkrak pariwisata tanah air.

Hal ini sudah didiskusikan para menteri terkait di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Rencananya, insentif terkait pariwisata akan dibahas kembali pada rapat terbatas dengan presiden Joko Widodo hari ini.

"Kemarin sudah dibicarakan di Kemenko Perekonomian, saya tidak tahu (rinciannya), tapi sudah dibuat paket-paketnya sudah ada," terangnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia menambahkan, pemerintah telah melakukan langkah-langkah antisipatif terkait pencegahan masuknya virus corona.

Hal ini mengikuti arahan dari Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).

"Kita terus monitor ini karena kelihatannya misalnya Italia sudah kena, Korea Selatan kena, Jepang kena. Makanya kita betul-betul sangat hati-hati melihat ini secara bersamaan dampak terhadap ekonomi kita juga cukup besar dan perlu kita antisipasi," kata Luhut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas