Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Nilai Ekspor Tembus 892 Juta Dolar AS Pada 2019, Industri Kerajinan Nasional Kian Kompetitif

Industri kerajinan merupakan sektor yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

Nilai Ekspor Tembus 892 Juta Dolar AS Pada 2019, Industri Kerajinan Nasional Kian Kompetitif
Dok Kemenperin
(kanan) Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih di Jakarta, Kamis (12/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri kerajinan merupakan sektor yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

Hal ini terlihat dari sumbangsihnya terhadap devisa melalui capaian ekspor produknya, yang pada 2019 nilainya menembus hingga 892 juta dolar AS (sekitar Rp 12,48 triliun) atau naik 2,5 persen dari perolehan tahun 2018 sebesar 870 juta dolar AS.

“Melihat potensi industri kerajinan nasional tersebut, kami optimistis nilai eskpor produknya akan semakin meningkat seiring adanya perbaikan mulai dari aspek kualitas produk sampai pada segi desain dan kemasan,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Baca: Lapor SPT Tahunan Pakai E-Filing Paling Lambat 31 Maret 2020, Simak Caranya Berikut!

Baca: Indonesia Lirik Amerika Latin dan Afrika untuk Tujuan Ekspor

Dirjen IKMA menegaskan, kekuatan Indonesia dalam upaya pengembangan industri kerajinan yang bisa berdaya saing, juga didukung melalui kekayaan sumber daya alam dan budaya serta ketersediaan perajin yang terampil. Hal ini membuat produk kriya nasional mampu kompetitif di kancah domestik hingga global.

“Apalagi, ditopang dengan pemanfaatan teknologi terkini, yang sejalan dengan penerapan Making Indonesia 4.0 dalam kesiapan memasuki era industri 4.0. Jadi, tidak hanya untuk industri skala besar saja, tetapi juga industri kecil dan menengah (IKM),” tuturnya.

Dalam hal ini, Kemenperin memiliki kegiatan workshop e-Smart IKM serta program restrukturisasi mesin dan peralatan produksi.

Gati bertekad, pihaknya ingin mewujudkan Indonesia menjadi salah satu produsen kerajinan terbesar di dunia.

“Tentunya, untuk mencapai target tersebut, diperlukan kolaborasi dan sinergi dengan semua pihak, termasuk Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas),” imbuhnya.

Guna memberikan ruang bagi perajin Indonesia untuk mempromosikan produk kriya unggulannya, Dekranas kembali menggelar pameran dan bazaar yang menampilkan produk-produk kerajinan khas Indonesia.

Ajang yang juga diapresiasi oleh Kemenperin ini diselenggarakan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 Dekranas.

Halaman
12
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas