Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Harga Emas Dunia Merosot Sabtu 28 Maret 2020, Diduga Ini Penyebabnya

Sejak beberapa hari terakhir sejak wabah Corona melanda dunia, harga emas terus menunjukkan tren kenaikan harga.

Harga Emas Dunia Merosot Sabtu 28 Maret 2020, Diduga Ini Penyebabnya
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Seorang pelayan memperlihatkan emas batangan atau logam mulia di Toko Emas Buana, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat (20/3/2020). Harga logam mulia milik PT Aneka Tambang (Antam) di toko emas ini pada Jumat, 20 Maret 2020 turun Rp 20.000 menjadi Rp 780.000 per gram. Dampak virus corona (Covid-19) tidak berpengaruh besar terhadap harga emas batangan karena harganya setiap hari naik turun, namun di toko emas ini justru berdampak pada omset penjualan yang melorot hingga 50 persen. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, CHICAGO - Sejak beberapa hari terakhir sejak wabah Corona melanda dunia, harga emas terus menunjukkan tren kenaikan harga.

Namun pagi tadi, harga emas global akhirnya turun.

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada akhir perdagangan Jumat (27/3/2020) waktu setempat (Sabtu pagi WIB).

Turunnya harga logam mulia ini didorong oleh aksi ambil untung, meskipun dollar AS melemah di tengah kekhawatiran terhadap ketersediaan fisik logam mulia.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman April jatuh 26,2 dollar AS atau 1,59 persen, ditutup pada 1,625 dollar AS per ounce.

Harga emas naik terus selama sepekan terakhir karena permintaan safe haven. Hal ini membuatbeberapa investor melakukan aksi untung.

Harga emas telah naik lebih dari delapan persen sejauh minggu ini, didukung oleh lompatan terbesar dalam klaim pengangguran mingguan AS, dan langkah-langkah stimulus ekonomi Federal Reserve (Fed) AS yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Suramnya data ekonomi AS juga tidak bisa mendukung emas.

Demikian juga dengan laporan beberapa pertambangan emas dan pabrik pengolahan emas lainnya yang operasinya terganggu oleh Covid-19, sehingga mengurangi pasokan fisik logam mulia dan menawarkan tren kenaikan harga emas.

Hal tersebut juga gagal menopang harga emas.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas