Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

BI Antisipasi Risiko Terberat Jika Kurs Rupiah Jebol ke Level Rp 20.000 Per Dolar AS

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kemungkinan kurs rupiah dapat mencapai level Rp 17.500 hingga Rp 20.000 per dolar AS harus dicegah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in BI Antisipasi Risiko Terberat Jika Kurs Rupiah Jebol ke Level Rp 20.000 Per Dolar AS
Tribunnews/Yanuar Riezqi Yovanda
Gubernur BI Perry Warjiyo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Bank Indonesia (BI) mengantisipasi skenario terberat, jika pergerakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus merosot nilainya.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, estimasi bahwa kurs rupiah dapat mencapai level Rp 17.500 hingga Rp 20.000 per dolar AS harus dicegah.

"Skenario yang berat adalah sebagai suatu antisipasi supaya itu terjadi tidak terjadi. Mohon maaf bahwa langkah yang kita lakukan untuk mencegah agar skenario yang berat, sangat berat itu tidak terjadi," ujarnya saat teleconference di Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Karena itu, Perry menegaskan, perkiraan Menteri Keuangan Sri Mulyani adalah untuk diantisipasi, bukan untuk menjadi pemberitaan buruk.

Baca: Kabar Baik! PUFF, Nucleus Farma dan Prof Nidom Foundation Kembangkan Obat Covid-19

"Makanya mohon dari kawan-kawan kalau tadi disampaikan skenario berat Rp 17.500 rupiah per dolar AS atau yang sangat berat Rp 20.000 per dolar AS itu akan kita antisipasi. Antisipasi supaya tidak terjadi," katanya.

Baca: Riset Next Policy tentang Corona: Sentimen Negatif Netizen ke Menkes Terawan, Positif ke Eric Thohir

Menurutnya, nilai tukar rupiah pada pekan lalu dan pekan ini sudah mulai menunjukkan tingkat stabilitas meski masih di atas Rp 16.000 per dolar AS.

Baca: Jangan Salah! Ini Cara Melepas Masker Bedah yang Benar Sesuai Petunjuk Dokter Spesialis Paru

Rekomendasi Untuk Anda

"Dalam hal ini saya sebagai gubernur Bank Indonesia menyatakan bahwa tingkat rupiah saat ini sudah memadai. Karena itu, kami akan terus berkomitmen menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," ujar Perry Warjiyo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas