Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jaga Iklim Usaha Tetap Kondusif, Menperin Pantau Aktivitas Industri

Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah sangat serius dalam menangani Covid-19, termasuk menjaga agar industri tidak terpuruk.

Jaga Iklim Usaha Tetap Kondusif, Menperin Pantau Aktivitas Industri
Wartakota/Alex Suban
ILUSTRASI - Pekerja PT Softex Indonesia mengepak produk popok bayi Sweety Bronze Pants di Pabrik Softex Indonesia di kawasan industri GT Tech Park di Karawang, Jawa Barat, Senin (9/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memantau perkembangan aktivitas industri berbagai sektor di dalam negeri, terutama terkait dengan dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Sejumlah kebijakan strategis telah dikeluarkan pemerintah untuk percepatan penanganan wabah Covid-19  untuk menjaga jalannya dunia usaha di Tanah Air.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah sangat serius dalam menangani Covid-19, termasuk menjaga agar industri tidak terpuruk.

"Jadi, penciptaan iklim usaha yang kondusif juga diprioritaskan. Namun, hal itu perlu dukungan semua stakeholder," tutur Agus melalui keterangan resmi, Kamis (2/4/2020).

Pandemi Covid-19 membawa dampak terhadap outlook perekonomian dunia, termasuk Indonesia.

Baca: Kabar Baik! PUFF, Nucleus Farma dan Prof Nidom Foundation Kembangkan Obat Covid-19

Meski demikian, pengalaman yang dialami oleh China bisa menjadi pembelajaran, apalagi saat ini, geliat sektor manufaktur di Negeri Tirai Bambu mulai kembali bangkit.

Baca: Hari Ini Anies Minta Persetujuan Menkes untuk Usulkan Status PSBB di DKI Jakarta

"China mampu meng-create kesempatan dalam krisis seperti ini. Sebab, jika ekonomi China membaik, akan berpengaruh juga. Maka itu, kita harus bisa menciptakan peluang baru dalam menghadapi kesulitan ini," terang Agus.

Baca: Bahan Alami Curcumin Berkhasiat Tingkatkan Imunitas Tubuh, Tapi Bukan Obat untuk Covid-19

Untuk membantu penanganan Covid-19, beberapa pelaku bisnis mulai menggenjot memproduksi Alat Pelindung Diri (APD).

Baca: WHO: Masa Inkubasi Virus Corona di Tubuh 1 Sampai 14 Hari, Umumnya Hanya 5 Hari

Presiden Direktur PT Sri Rejeki Isman Tbk. (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto menyampaikan pihaknya sedang mengoptimalkan produksi APD untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang semakin meningkat.

Baca: Ilmuwan China Klaim Temukan Antibodi yang Efektif untuk Bentengi Badan dari Covid-19

"Untuk bahan baku tidak masalah, karena kami bikin sendiri. Kami juga akan memproduksi yang medical grade dan kami sudah distribusikan 35 juta masker bulan ini," jelas Iwan.

Sementara Wakil Direktur Utama Pan Brothers, Anne Patricia Sutanto menuturkan pihaknya siap membantu pemerintah dalam upaya menangani pandemi Covid-19.

"Kami menerapkan protokol kesehatan dalam proses produksi di pabrik. Selain itu, overtime dihindari agar stamina bisa terjaga dan jam kerja dibatasi menjadi delapan jam," kata Anne.

Ikuti kami di
Penulis: Lita febriani
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas