Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Ada PSBB, BI Optimistis Inflasi Jelang Ramadan Terkendali

BI cukup percaya diri terkait angka inflasi jelang Ramadan akan terkendali, karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Ada PSBB, BI Optimistis Inflasi Jelang Ramadan Terkendali
Yanuar Riezqi Yovanda/Tribunnews.com
Gubernur BI Perry Warjiyo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) cukup percaya diri terkait angka inflasi jelang Ramadan akan terkendali, karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, inflasi hingga pekan kedua April ini saja cukup rendah dan terkendali di level 2,9 persen dibandong periode sama tahun lalu (year on year/yoy).

"Saya sampaikan inflasi dari dasar survei pemantauan harga sampai pekan kedua bulan April yakni 2,90 persen. Memang biasanya di Ramadan itu meningkat, tapi kan ada pembatasan sosial," ujarnya saat teleconference di Jakarta, Kamis (9/4/2020).

Baca: Gubernur BI Dapat Kabar Rupiah Menguat dan Cadangan Devisa Akan Bertambah

Baca: Sanksi Bagi ASN yang Nekat Mudik, Tunda Kenaikan Gaji dan Pangkat hingga Pemberhentian Tidak Hormat

Pemerintah, lanjutnya, sudah mengimbau masyarakat untuk tidak mudik supaya bisa membantu agar penyebaran virus corona atau Covid-19 tidak meluas.

"Dampaknya terhadap ekonomi juga dimitigasi. Biasanya memang Ramadan harga naik, tapi tingkat kenaikannya kan jauh lebih rendah dibandingkan dulu," kata Perry.

PSBB tersebut dinilainya membuat pemerintah dapat mengendalikan pasokan barang, sehingga harganya tidak meroket tajam.

Rekomendasi Untuk Anda

"Peran pemerintah terus melakukan upaya-upaya menjamin kepastian pasokan. Selain itu, distribusi barangnya," pungkasnya.

Adapun, masih dalam survei pemantauan harga melalui 46 kantor kantor Bank Indonesia memperkirakan bahwa inflasi sampai pekan kedua April berada di sekira 0,2 persen dibanding bulan sebelumnya (month to month/mom).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas