Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Ini Lima Tips Buat Pelaku Usaha ala Sandiaga Uno di Tengah Wabah Corona

Sandi menamakan ''vitamin'' itu sebagai Vitapreneur dengan terdapat lima prinsip di dalamnya, pertama yakni uang tunai adalah raja atau cash is king.

Ini Lima Tips Buat Pelaku Usaha ala Sandiaga Uno di Tengah Wabah Corona
TRIBUN/DANY PERMANA
Pengusaha yang juga politisi Sandiaga Uno menyampaikan pemaparannya dalam acara Opposition Leaders Economic Forum di Jakarta (13/3/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Founder OK OCE dan Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Sandiaga Uno memiliki saran kepada pelaku usaha untuk menghadapi pandemi corona atau Covid-19.

Sandi menamakan ''vitamin'' itu sebagai Vitapreneur dengan terdapat lima prinsip di dalamnya, pertama yakni uang tunai adalah raja atau cash is king.

"Pertama cash is king, kita yakin dalam keadaan ekonomi sekarang kita harus amankan likuiditas kita dan pastikan kita mampu bertahan sebagai usaha, sebagai UMKM," ujarnya saat teleconference di Jakarta, Senin (27/4/2020).

Dalam mengatur likuiditas itu, Sandi menyarankan pelaku usaha harus menjadwalkan ulang biaya-biaya yang tidak terlalu mendesak.

Kemudian, juga harus mengatur rencana keuangan paling tidak selama tiga bulan kedepan yang sebelumnya sudah diprediksikan dan diamankan.

Baca: Sandiaga Sebut 67 Persen Ekonomi Keluarga Semakin Buruk Akibat Corona

Sementara, Vitapreneur kedua yaitu beradaptasi ke realita yang baru, misalnya sekarang banyak masyarakat butuh masker.

"Masker, jamu, susu jahe sekarang lakunya minta ampun," kata Sandi.

Ketiga, lanjutnya, mendorong ekonomi berbasis silaturahim atau survive through ecosystem, serta keempat yaitu melakukan 'investasi' ke dalam diri sendiri.

"Ini adalah ujian dari Allah, kita gunakan untuk merefleksikan diri kita sendiri, apa yang perlu kita perbaiki. Mungkin ada ilmu yang belum pelajari kita gunakan pada saat ini waktunya atau invest in this time," tuturnya.

Terakhir, ia menambahkan, jadilah pribadi tenang saat kondisi sekarang karena ketika ada badai datang yang harus ditenangkan adalah diri sendiri, bukan justru badainya karena kemungkinan itu pasti berlalu.

"Be calm in this storm walaupun kita waspada, kita khawatir. Kita harus pastikan kita tetap tenang dalam keadaan krisis seperti ini karena insha Allah badai pasti berlalu," pungkasnya.

Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas