Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

CEO Boeing Prediksi Tingkat Penumpang Tidak Sampai 25 Persen Pada September 2020

Kendati demikian, Calhoun memastikan bahwa harus ada langkah penyesuaian yang diambil maskapai.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in CEO Boeing Prediksi Tingkat Penumpang Tidak Sampai 25 Persen Pada September 2020
YOSHIKAZU TSUNO/AFP via Kompas.com
Ilustrasi: Salah satu Boeing 787 Dreamliner milik maskapai All Nippon Airways (ANA). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - CEO Boeing Dave Calhoun tidak terlalu optimis lalu lintas penumpang pesawat mencapai seperempat dari levelnya pada September 2020.

Situasi baru memang harus dihadapi maskapai dalam membuat kebijakan terkait 'penyesuaian', karena mereka harus menghadapi dampak pandemi virus corona (Covid-19).

Dikutip dari laman Gulf News, Selasa (12/5/2020), dalam sebuah wawancara dengan NBC yang akan ditayangkan pada Selasa waktu setempat, Calhoun mengatakan bahwa ia pesimis lalu lintas penumpang akan kembali ke posisi stabil.

Baca: CPNS di Palembang Galau Tak Dilantik, Gaji di Bawah UMP & Tak Dapat Tunjangan Padahal Setahun Kerja

Baca: Ancam Berikan Denda 5%, Kemnaker Minta Pengusaha Lakukan Dialog Soal Pembayaran THR di Masa Pandemi

Baca: Jawaban Soal TVRI SMA Rabu, 13 Mei 2020, Materi Matematika Itu Menyenangkan

Ia bahkan memprediksi angkanya tidak akan mencapai 25 persen.

Kendati demikian, Calhoun memastikan bahwa harus ada langkah penyesuaian yang diambil maskapai.

"Tingkat lalu lintas tidak akan kembali ke 100 persen. Mereka bahkan tidak akan kembali ke 25 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

Mungkin pada akhir tahun kami mendekati 50 persen.

Jadi pasti akan ada penyesuaian yang harus dilakukan pada pihak maskapai," kata Calhoun.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas