Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Menhub Budi Karya Sumadi Sempat Dinyatakan Positif Corona Setelah 15 Hari Sembuh

“Dokter juga surprise kok ini cepet banget. Jadi pesannya itu, taati dokter, semangat dan gusti Allah yang menyembuhkan," ujarnya.

Menhub Budi Karya Sumadi Sempat Dinyatakan Positif Corona Setelah 15 Hari Sembuh
IST
Menhub Budi Karya dalam wawancara dengan Tempo, Sabtu (16/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menceritakan dirinya sempat kembali dinyatakan positif setelah 15 hari berada di rumah.

Ia juga membantah anggapan bahwa seseorang yang telah terpapar virus corona akan memiliki antibodi tersendiri.

"Masak saya di rumah saya sempat positif lagi, 15 hari setelah di rumah. Setelah itu dites lagi 2 kali negatif," ujar Menhub Budi Karya dalam wawancara dengan Tempo, Sabtu (16/5/2020).

Menhub yang akrab juga dipanggil BKS itu menjelaskan seseorang yang sembuh dari Covid-19 juga harus tetap menerapkan pola hidup sehat, memakai masker, dan cuci tangan teratur dengan sabun. 

Baca: BREAKING NEWS: Pos Polisi di Paniai Diserang, Satu Polisi Dianiaya dan 4 Pucuk Senjata Api Dirampas

"Setelah sembuh memang harus pakai masker, taat cuci tangan di dalam rumah itu harus, saya yang sudah sembuh harus berhati-hati," imbuhnya.

Setelah kurang lebih 2 bulan sakit menjalani perawatan karena terpapar virus corona (Covid-19), BKS kembali diizinkan menjalankan tugasnya sebagai Menhub.

Baca: Iuran BPJS Kesehatan Kok Naik Lagi? Pengusaha Mengaku Berat, Apalagi Masyarakat. . .

Ia telah diperkenankan oleh dokter untuk pergi ke kantor seminggu dua kali.

Diceritakan Menhub, dokter yang merawat mengizinkannya kembali bekerja karena perkembangan kesehatannya yang mengejutkan.

Baca: Lebaran, Kendaraan Menuju Rest Area Akan Dibatasi, Istirahat Maksimal 30 Menit

“Usai isolasi dan recovery itu saya baru bisa melakukan kegiatan kantor itu di tanggal 5 (Mei). Maka waktu itu saya diskusi dengan dokter agar bagaimana saya bisa bekerja. Akhirnya sebelum tanggal 5 saya sudah bisa berjalan,” ujarnya

Awalnya dokter yang marawat ragu untuk memberikan izin, karena ada bagian dari otot BKS yang diperkirakan masih lemah.

Baca: Anies Terbitkan Pergub Sanksi: Kendaraan Langgar Ketentuan PSBB Siap-siap Diderek

Namun, ia membuktikan sebelum tanggal lima dirinnya sudah bisa berjalan. Karena BKS juga merasa ada tanggung jawab yang harus dikerjakannya terkait perhubungan dimasa pandemi Covid-19 ini.

“Dokter juga surprise kok ini cepet banget. Jadi pesannya itu, taati dokter, semangat dan gusti Allah yang menyembuhkan. Sehingga tanggal 5 (Mei) saya sudah bisa berjalan dan ke kantor,” ujarnya 

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas