Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Garuda Indonesia Dapat Suntikan Modal Rp 8,5 Triliun, Krakatau Steel Rp 3 Triliun

Total dukungan pemerintah untuk sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) termasuk Garuda mencapai sebesar Rp 149,29 triliun.

Garuda Indonesia Dapat Suntikan Modal Rp 8,5 Triliun, Krakatau Steel Rp 3 Triliun
Tribunnews/Jeprima
Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI Rabu (21/8/2019). 

Laporan Reporter: Yusuf Imam Santoso 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan akan segera mengguyurkan modal baru ke PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) senilai Rp 8,5 triliun dalam rangka dana talangan untuk modal kerja

“Garuda Indonesia akan mendapatkan dana talangan sebesar Rp 8,5 triliun,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Program Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (18/5/2020).

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatawarta mengatakan dukungan pemerintah kepada GIAA berlandaskan profitabilitas perusahaan yang turun akibat turunnya jumlah penerbangan di tengah pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19).

Sehingga, suntikan dana tersebut diharapkan dapat memperbaiki kinerja perusahaan ke depan.

Baca: Lima Perusahaan Minyak Diduga Terlibat Kartel Harga BBM, KPPU Mengaku Kantongi Satu Alat Bukti

Secara umum total dana talangan untuk modal kerja dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 19,62 triliun.

Selain ke Garuda, BUMN penerima modal kerja lainnya dari Pemerintah adalah PT Kereta Api Indonesia atau KAI sebesar Rp 3,5 triliun, PT Perkebunan Nusantara atau PTPN senilai Rp 4 triliun, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) sebesar Rp 3 triliun, dan PT Perumnas yakni Rp 650 miliar.

Baca: Doni Monardo Tanggapi Maraknya Tagar #IndonesiaTerserah di Medsos, Begini Pesannya ke Tenaga Media

Total dukungan pemerintah untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar Rp 149,29 triliun.

Jumlah anggaran tersebut merupakan alokasi dari subsidi, kompensasi, Penyertaan Modal Negara (PMN), dana talangan untuk modal kerja, dan bantuan sosial.

Menkeu bilang pemerintah akan tetap menyalurkan dana talangan dengan prudent.

Baca: Hikmah Pandemi Corona di Mata Natasha Rizky: Bisa 24 Jam Full Jalani Peran Istri dan Juga Ibu

Sri Mulyani menegaskan dukungan kepada BUMN  juga libatkan pengawasan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembanguan (BPKP), Badan Pemeriksa Keuagan (PBK), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

“Dalam hal ini, BUMN yang sedang menghadapi masalah hukum akan dilakukan tata kelola dan transparansi yang lebih ketat,” ujar Sri Mulyani.

Artikel ini tayang di Kontan dengan judul Sah! Sri Mulyani bakal suntik anggaran hingga Rp 8,5 triliun bagi Garuda Indonesia

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas