Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Semua Penumpang Penerbangan Luar Negeri, yang Mendarat dan Akan Terbang Wajib Tes PCR

Ketentuan ini merupakan persyaratan yang harus dipenuhi individu untuk melakukan perjalanan baik dari atau ke luar negeri selama fase new normal

Semua Penumpang Penerbangan Luar Negeri, yang Mendarat dan Akan Terbang Wajib Tes PCR
Kompas.com/Garry Lotulung
Penumpang tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, mengatakan penumpang yang melakukan perjalanan dari dan ke luar negeri wajib melakukan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR).

Menurut Budi, ketentuan ini merupakan persyaratan yang harus dipenuhi individu untuk melakukan perjalanan baik dari atau ke luar negeri selama fase new normal atau tatanan kehidupan baru.

"Pemeriksaan PCR bebas Covid-19 ini, bisa dilakukan dari negara asal bagi penumpang yang dari luar negeri, atau bisa dilakukan di Indonesia untuk yang akan ke luar negeri," ucap Budi dalam konferensi pers virtual, Senin (9/6/2020).

"Selain itu untuk penumpang melakukan perjalanan dari luar negeri, dan tidak memiliki surat PCR dapat melakukan test PCR di Indonesia kemudian melakukan karantina di tempat yang dianjurkan," lanjut Budi.

Baca: Kemenhub Ubah Kapasitas Angkut Penumpang Pesawat Jadi 70 Persen

Hal ini menurut Budi, mengacu pada Surat Edaran Gugus tugas No 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19. 

Tetapi ketentuan tersebut, lanjut Budi, dikecualikan untuk pos lintas batas negarara atau PLBN yang tidak memiliki fasilitas test PCR.

Baca: Kadin: 6,4 Juta Pekerja Terkena PHK dan Dirumahkan, Imbas Covid-19

"Surat PCR bebas Covid-19 ini untuk PLBN bisa digantikan oleh rapid test, dan menyertakan surat keterangan sehat gejala influenza dari rumah sakit atau puskemas dan otoritas kesehatan," kata Budi.

Ikuti kami di
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas