Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menteri PPN: Banyak Program di Dirjen Judulnya Tak Karuan

Dengan memakai rancangan baru dalam APBN 2021 maka program-program tidak karuan dari eselon I bisa diminimalisir melalui sistem

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Menteri PPN: Banyak Program di Dirjen Judulnya Tak Karuan
TRIBUN/HO
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memberikan sambutan usai menyerahkan penghargaan kategori UN SDGs dalam Sustainable Business Awards (SBA) di Jakarta, Jumat (21/02/2020). Grup APRIL meraih gelar juara umum dalam penghargaan keberlanjutan terkemuka di Indonesia tersebut dan 4 kategori lainnya yaitu kategori Strategy and Sustainability Management, Stakeholder Engagement & Materiality, UN SDGs dan Special Recognition for UN SDGs 4. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Kementerian PPN/Bappenas menyatakan langkah pemerintah untuk mensinkronkan anggaran pusat dan daerah untuk memudahkan dalam pelacakan penyaluran uang negara.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, program di eselon I kementerian seringkali tidak sesuai dengan sistem, sehingga harus ada reformasi anggaran.

Baca: Kementerian dan Lembaga Tak Bisa Lagi Asal Klaim Anggaran ke Daerah

"Kalau sekarang kan susah sekali programnya, judulnya enggak karu-karuan gitu. Banyak sekali di 1 Dirjen itu kadang-kadang punya dua sampai tiga program karena mengacu pada Direktoratnya," ujarnya saat rapat bersama Komisi XI DPR, Selasa (23/6/2020).

Suharso menegaskan, dengan memakai rancangan baru dalam APBN 2021 maka program-program tidak karuan dari eselon I bisa diminimalisir melalui sistem.

"Sekarang kita bikin tidak bisa gitu (banyak program). Tidak ada lagi satu Dirjen satu program," katanya.

Baca: Kepala Bappenas Suharso Monoarfa Ajak Rakyat Hidup Berdampingan dengan Virus Covid-19

Karena itu, dia berharap, para eselon I kementerian tersebut bisa selaras dengan program dan cara pandang dari pemerintah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi, semua berdasarkan kementeriannya. Di setiap kementerian itu dilakukan koordinasi karena ada direktorat jenderal cara pandanganya berbeda-beda terhadap satu masalah, padahal harusnya satu," pungkas Suharso.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas