Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Pemerintah Prancis Desak Airbus Selamatkan Pekerjaan Sebanyak Mungkin Di Tengah Krisis Industri

Seperti yang disampaikan Sekretaris Negara untuk Menteri Ekonomi dan Keuangan Prancis Agnes Pannier Runacher.

Pemerintah Prancis Desak Airbus Selamatkan Pekerjaan Sebanyak Mungkin Di Tengah Krisis Industri
Twitter/akk via thesun.co.uk
Pesawat Airbus A310 MRT MedEvac telah diterbangkan dari Jerman ke Italia, Rabu (1/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, PARIS - Pemerintah Prancis menyerukan kepada produsen pesawat Airbus untuk membatasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan memanfaatkan dukungan dari negara untuk sektor penerbangan yang terdampak virus corona (Covid-19).

Seperti yang disampaikan Sekretaris Negara untuk Menteri Ekonomi dan Keuangan Prancis Agnes Pannier Runacher.

"Jadi saya meminta CEO Airbus Guillaume Faury menggunakan semua rencana pemerintah untuk industri penerbangan demi membatasi pemangkasan pekerjaan sebanyak mungkin," kata Pannier Runacher.

Baca: Pesawat Airbus A320 Milik Pakistan Airlines Berpenumpang 107 Orang Jatuh

Baca: Permintaan Pesawat Baru Turun Drastis, Airbus Ancang-ancang PHK Pegawainya

Baca: Video Detik-detik Pesawat Airbus A 380 Etihad Mendarat saat Badai Angin, Aksi Pilot Dapat Pujian

Dikutip dari laman Sputnik News, Rabu (1/7/2020), Faury sebelumnya pada hari Senin lalu mengatakan bahwa Airbus berencana mengurangi volume pasokan dan produknya sebesar 40 persen selama periode dua tahun.

Perusahaan ini juga akan melakukan PHK terhadap ribuan karyawannya di tengah signifikannya penurunan produksi akibat pandemi.

Sebelumnya pada Juni 2020, pemerintah Prancis meluncurkan paket penyelamatan sebesar 15 miliar euro atau setara 17 miliar dolar Amerika Serikat (AS) untuk industri penerbangan.

Paket tersebut difokuskan untuk mendukung penyelamatan perusahaan seperti Air France, Airbus, dan pemasok suku cadang utama Prancis.

Karena serangkaian pembatasan, termasuk pembatasan perjalanan telah diberlakukan Prancis sejak pertengahan Maret lalu.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas