Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Pulihkan Pariwisata Akibat Covid-19, Pemerintah Fokus pada Sektor Wisata Nusantara

Ia mengatakan, wisnus akan menjadi harapan bagi percepatan pemulihan sektor pariwisata Indonesia

Pulihkan Pariwisata Akibat Covid-19, Pemerintah Fokus pada Sektor Wisata Nusantara
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Taman wisata budaya dan hutan mangrov Grand Maerakaca mengadakan simulasi penerapan new normal bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan para pegiat wisata yang ada di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (26/6/2020). Disbudpar langsung memberikan izin rekomendasi, sehingga mulai Jumat ini Grand Maerakaca langsung membuka operasionalnya kembali. Tribun Jateng/Hermawan Handaka 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) fokus pada segmen wisatawan nusantara (wisnus) sebagai langkah awal pemulihan pariwisata terdampak pandemi virus corona atau Covid-19.

"Untuk menggerakkan kembali perekonomian melalui sektor pariwisata dalam waktu dekat, wisatawan nusantara menjadi prioritas," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Dampak Covid-19 Kemenparekraf Ari Juliano Gema, Jumat (3/7/2020).

Baca: Pembukaan Kembali Tempat Pariwisata di Jepang Didahului Upacara Ritual Shinto

Ia mengatakan, wisnus akan menjadi harapan bagi percepatan pemulihan sektor pariwisata Indonesia.

Kemenparekraf saat ini fokus membuat kampanye aktivasi #DiIndonesiaAja yang mengajak wisatawan domestik untuk berwisata di dalam negeri dengan tetap menegakkan protokol Cleanliness, Health, and Safety(CHS).

“Untuk membangun kepercayaan terhadap destinasi Indonesia, penerapan protokol CHS dipersiapkan, didukung dengan acuan penerapan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan Kementerian Kesehatan," kata Ari.

Panduan kesehatan itu antara lain dalam bentuk buku panduan digital dan pembuatan konten kreatif bekerja sama dengan hotel, rumah makan, dan sektor ekonomi kreatif lainnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia pada pada Mei 2020 mencapai 163.600 orang. Posisi ini meningkat 3,10 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, dibandingkan dengan periode yang sama di 2019, kunjungan wisatawan mancanegara mengalami penurunan tajam sebesar minus 86,90 persen.

Menurut kebangsaan jumlah wisman pada Mei 2020 berasal dari Timor Leste sebesar 49,8 persen.

Posisi kedua diikuti oleh Malaysia sebanyak 40,6 persen dan China 1,2 persen.

Baca: Mentan Syahrul Klaim Kalung Kayu Putih Produk Balitbangtan Mampu Basmi Virus Termasuk Covid-19

Dari jumlah kunjungan turis tersebut yang menggunakan transportasi darat tercatat sebanyak 114,7 ribu orang atau 70,1 persen.

Sementara untuk sektor laut tercatat 48,4 ribu orang atau sebesar 29,6 persen.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas