Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menaker Hadiri Peluncuran SKKNI untuk Upaya Tingkatkan Mutu Perfilman Nasional

Menaker menghadiri acara peluncuran Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada bidang perfilman, Selasa (7/7/2020).

Menaker Hadiri Peluncuran SKKNI untuk Upaya Tingkatkan Mutu Perfilman Nasional
Humas Kemnaker
Menaker Ida Fauziya. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menghadiri acara peluncuran Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada bidang perfilman, Selasa (7/7/2020).

Ida mengatakan pesatnya perkembangan industri perfilman memerlukan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan dalam jumlah yang banyak.

Untuk menciptakan SDM berdaya saing dan kompeten, sudah saatnya lembaga pendidikan dan pelatihan (diklat) perfilman menerapkan pengembangan.

Baca: Menaker Ida Sebut Kepulangan PMI Etty Atas Dukungan dan Partisipasi Masyarakat

"SKKNI perfilman selain sebagai salah satu tolok ukur penyiapan SDM berdaya saing, juga sebagai salah satu bentuk upaya meningkatkan mutu dari perfilman Indonesia," ujar Ida Fauziyah dalam sambutan acara penyerahan SKKNI di Bidang Perfilman di Innovation Room, Kemnaker, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Menaker Ida Fauziyah menjelaskan SKKNI memiliki tiga peran strategis.

Pertama, memberi arah yang jelas dalam perancangan program diklat berbasis kompetensi, sehingga penyelenggaraan diklat untuk tenaga kerja di industri perfilman dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.

Baca: Di Forum ILO, Menaker Ida Beberkan Kebijakan Indonesia Hadapi Dampak Pandemi Covid-19

Kedua, memberikan acuan dan ukuran yang jelas, dalam penyusunan materi dan metode uji kompetensi, sehingga pelaksanaan uji dan sertifikasi kompetensi untuk para pekerja di industri perfilman dapat dilakukan secara obyektif, terukur dan terjamin mutunya.

Ketiga, memberi acuan dalam membangun kerjasama saling pengakuan sertifikasi kompetensi kerja dengan negara lain, sehingga memudahkan pembuatan MoU atau MRA baik secara bilateral maupun multilateral.

"Kita juga ingin membangun sdm yang mampu berkompetisi secara global," ujarnya

Menaker Ida mengakui meski saat ini, industri perfilman menjadi salah satu industri sangat terdampak oleh pandemi Covid-19, namun pemerintah cukup optimis upaya pemulihan pada sektor industri ini dapat segera dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan.

"Akselerasi upaya untuk pemulihan industri perfilman akibat pandemi Covid-19 harus segera dilakukan agar industri perfilman dapat kembali bangkit dan terus melesat, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi penyerapan pengangguran, " ujarnya.

Menteri Ida Fauziyah berharap agar SKKNI di Bidang Perfilman yang diserahkan dapat diimplementasikan, baik di lembaga diklat, dalam pelaksanaan sertifikasi kompetensi bidang perfilman, serta pengembangan SDM di bidang perfilman.

"Semoga apa yang kita lakukan pada hari ini dapat menghasilkan yang terbaik bagi pembangunan SDM berkualitas, unggul dan berdaya saing, " ujarnya.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas