Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Indonesia Butuh Pertumbuhan Lapangan Kerja Besar-besaran untuk Bangkit dari Krisis karena Covid

Kemudahan investasi diperlukan untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya agar ekonomi Indonesia segera bangkit dari krisis.

Indonesia Butuh Pertumbuhan Lapangan Kerja Besar-besaran untuk Bangkit dari Krisis karena Covid
dok. ARFI
industri pekerja konstruksi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia dinilai membutuhkan regulasi yang mengatur kemudahan investasi dan membuka lapangan kerja.

Pasalnya, kemudahan investasi diperlukan untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya agar ekonomi Indonesia segera bangkit dari krisis.

Pakar ekonomi Djisman Simandjuntak mengatakan, Indonesia memerlukan pertumbuhan lapangan kerja yang luar biasa besar untuk bangkit dari krisis akibat Covid-19. Untuk itu, diperlukan investasi yang sangat besar pula.

Baca: Analis: Pemerintah Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi

Untuk menarik investasi, kata Djisman, dibutuhkan regulasi yang mengatur kemudahan bagi investasi seperti RUU Cipta Kerja. "Perubahan kebijakan ini dibutuhkan untuk memperbaiki ekonomi Indonesia," kata Djisman, Jumat (10/7/2020).

Untuk memperbaiki ekonomi Indonesia yang tengah terpuruk, memang tidak mudah. Terlebih, perekonomian global saat ini juga terpukul akibat pandemi.

Karena itu, kata Djisman, DPR, Pemerintah, serta lembaga ekonomi harus duduk bersama membicarakan RUU Cipta Kerja yang diyakini dapat menggerakan investasi, ekspor, dan memberi kelonggaran bagi pelaku investasi.

Baca: Fadel Muhammad: Tiap Benih Lobster yang Ditangkap Ada Nilai Ekonomi

Rektor Univesitas Prasetya Mulya ini menambahkan, perbaikan aturan agar tidak tumpang tindih dan menghambat investasi harus segera dilakukan. Dengan begitu, penciptaan lapangan kerja dapat semakin meningkat.

"Penciptaan lapangan kerja secara besar-besaran tidak mungkin terjadi tanpa ekspansi perdagangan internasional. Oleh karena itu, Indonesia memerlukan kebijakan untuk meluncurkan era baru dalam kebijakan ekonomi Indonesia," kata Djisman.

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kontan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas