Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Krisis Pandemi Picu Proteksionisme, Wamendag: Perjanjian Perdagangan Jadi Solusi

Jerry Sambuaga menyampaikan, perdagangan antar negara menjadi sesuatu yang tak bisa dihindari lagi di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Krisis Pandemi Picu Proteksionisme, Wamendag: Perjanjian Perdagangan Jadi Solusi
Fitri Wulandari
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga menyampaikan, perdagangan antar negara menjadi sesuatu yang tak bisa dihindari lagi di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Menurutnya, proteksionisme di berbagai belahan dunia menjadi fenomena yang umum.

“Perjanjian perdagangan menjadi solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Interdependensi antar negara adalah sebuah keniscayaan. Tidak mungkin sebuah negara memenuhi kebutuhannya sendiri secara utuh,” kata Jerry dalam webinar "Extra-Ordinary Policy" Kementerian Perdagangan, Senin (13/7/2020).

Baca: Ini Kata Wamendag soal Kenaikan Harga Gula

“Tidak mungkin pula sebuah negara bisa menyediakan kebutuhan-kebutuhan dengan efisien tanpa perdagangan antar negara," sambung dia.

Dia mencontohkan seperti penyediaan alat-alat kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang membutuhkan kerja sama antar negara.

Negara yang memiliki stok berlebihan bisa mengekspor ke negara-negara yang membutuhkan tanpa harus dibebani tarif tinggi.

Masing-masing negara berusaha melakukan pemulihan ekonomi dengan mengutamakan produksi dalam negeri.

Untuk jangka pendek, kata Jerry, hal ini sah-sah saja sebagai mitigasi ekonomi.

Namun dalam jangka panjang, negara harus tetap membuka diri dengan perdagangan luar negeri.

Halaman
12
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas