Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Krisis Pandemi Picu Proteksionisme, Wamendag: Perjanjian Perdagangan Jadi Solusi

Jerry Sambuaga menyampaikan, perdagangan antar negara menjadi sesuatu yang tak bisa dihindari lagi di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Krisis Pandemi Picu Proteksionisme, Wamendag: Perjanjian Perdagangan Jadi Solusi
Fitri Wulandari
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga. 

Jerry menilai, semua negara saat ini tergabung dalam berbagai asosiasi atau persatuan antar negara.

Oleh karena itu, menutup diri secara penuh adalah sesuatu yang tidak mungkin.

Jerry meyakini Korea Utara pun yang sangat tertutup sebenarnya masih terbuka dengan perdagangan antar negara.

Yang terpenting, kata dia, semua negara diuntungkan dengan adanya kesepakatan dagang.

"Jadi dalam konteks perjanjian perdagangan, dampak pandemi ini bukan hanya pada bagaimana metode perundingannya bisa terlaksana tetapi juga bagaimana isi atau konten perjanjian itu akan berubah," tuturnya.

Mantan anggota Komisi I DPR itu menambahkan, pemerintah mengedepankan kepentingan dalam negeri. Isu itu selalu menjadi perhatian dalam setiap perundingan perjanjian perdagangan dengan negara lain.

“Tujuan kita jelas, bahwa apapun perundingan dagang Indonesia, dengan negara manapun, harus mencerminkan kepentingan dalam negeri dalam upaya menyejahterakan rakyat. Kita harus mencermati seluruh butir perundingan agar tujuan itu tercapai," ujarnya.

Kemendag, kata Jerry, terus menjalin sinergi lintas kementerian dan lembaga yang saat ini berjalan cukup baik.

Ke depan, dia berharap sinergi ini terus meningkat karena masih banyak agenda dan butir perundingan yang harus diselesaikan.

Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas