Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sandiaga Uno Sebut Dunia Usaha di indonesia dalam Survival Mode

Sayangnya, mode bisnis ini tak akan bertahan, sebab tidak seorang pun tahu kapan krisis ini akan berlalu.

Sandiaga Uno Sebut Dunia Usaha di indonesia dalam Survival Mode
Dok FDIK
Sandiaga Salahudin Uno dalam Seminar online Pengembangan Bisnis dan Ekonomi Kreatif di Era New Normal Bagi Para Diaspora, Sabtu (20/6/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Selama beberapa bulan belakangan ini banyak small-medium enterprise (SME) dan startup di Indonesia mengaplikasikan survival mode agar usahanya dapat kembali melesat ketika pandemi COVID-19 telah berakhir.

Sayangnya, mode bisnis ini tak akan bertahan, sebab tidak seorang pun tahu kapan krisis ini akan berlalu.

Bahkan, apa yang kita sebut normal di masa pra-pandemi harus mengalami pendefinisian ulang. Dengan segala permasalahan yang dibawanya, all crises create winners and losers.

Lantas, apa yang harus dilakukan SME dan startup agar menjadi champion di era New Normal?.

“Pebisnis harus reinvent pengetahuan bisnis mereka untuk memunculkan model bisnis yang baru,” ujar Sandiaga Uno dalam webinar yang diadakan Universitas Pat Petulai Bengkulu bertema Membangun Inkubator Bisnis dan Startup Perguruan Tinggi Melalui Kewirausahaan Kreatif Bagi Sivitas Akademika, Jumat (24/7/2020).

Baca: Sandiaga Sebut Masyarakat Sangat Khawatir Dengan Keadaan Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19

Menurutnya, layaknya pertandingan basket, kalau jalan di kanan akan ditutup maka kita harus pintar pivot ke kiri.

Dia menegaskan, bahwa SME dan startup, mau tidak mau, harus mengedepankan aspek kesehatan dan digitalisasi dalam setiap tahapan bisnis mulai dari pemesanan, pembayaran, produksi, hingga penyediaan barang.

Baca: Cerita Sandiaga Uno Dirayu Prabowo Terjun ke Politik: Pengen Bilang Enggak, Tapi Ditawari Jenderal

“Zaman sekarang data dan tren bisnis bisa kita dapatkan dengan mudah. Kita tinggal mengamati, meniru, dan memodifikasi tren yang ada sehingga kita memiliki model bisnis baru,” tegasnya.

Bisnis yang saat ini dibutuhkan masyarakat adalah di bidang kesehatan, teleconferencing, course terbuka, biotech, legal, dan clear energy.

Meski mengaku sempat kebingungan menghadapi perubahan perilaku konsumen di awal pandemi, kini dirinya sudah berhasil menyesuaikan model bisnisnya.

Sandi menegaskan, ada empat kekuatan yang bisa digaungkan dalam duia enterprenersip yaitu, pencapaian atau target, stimulasi, arah atau tujuan, dan keamanan bisnisnya. Bila ini semua bisa digapai maka apapun usahanya pasti akan sangat maju.

Ikuti kami di
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas