Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ini Alasan Digitalisasi Jadi Peluang Industri Asuransi di Tengah Pandemi

Berdasarkan fenomena tersebut, Ihsanudin menilai, industri asuransi bisa menjadikannya sebuah peluang untuk makin mengembangkan bisnis

Ini Alasan Digitalisasi Jadi Peluang Industri Asuransi di Tengah Pandemi
Istimewa
Ilustrasi asuransi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri asuransi nasional diharapkan bisa memanfaatkan peluang digitalisasi di tengah pandemi Covid-19. Hal ini lantaran semakin banyak masyarakat yang melek teknologi.

Deputi Komisioner Pengawas IKNB II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Moch Ihsanudin mengatakan, sebagian besar dari 270 juta jiwa masyarakat Indonesia sudah aktif menggunakan telepon seluler. Mengingat, pengguna telepon seluler di Indonesia mencapai 338 juta nomor aktif.

"Jangan heran, karena satu orang bisa gunakan dua handphone. Jumlah penduduknya sama handphone-nya, banyakan handphone-nya, dan aktif semua," kata dia dalam InfobankTalkNews Media Discussion, Kamis (30/7/2020).

Baca: Cakrawala Kerja Sama dengan Akulaku Permudah Akses Masyarakat Terhadap Asuransi Mikro

Berdasarkan fenomena tersebut, Ihsanudin menilai, industri asuransi bisa menjadikannya sebuah peluang untuk makin mengembangkan bisnis ke arah digital atau insurance technology (insurtech).

"Menurut kami, peluangnya cukup besar di mana identitas dan penetrasi digital bisa kita gunakan. Maka ketika sedang terkena dampak covid (saat ini) kita tiarap tapi sambil menata kembali, begitu ekonomi membaik diharapkan (industri asuransi) bisa rebound," ungkapnya.

Peluang lainnya, kata Ihsanudin, juga terlihat dari masih rendahnya tingkat inklusi keuangan di sektor asuransi.

Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLIK) 2019 yang dilakukan OJK menunjukkan, inklusi perasuransian sebesar 6,18 persen, jauh dibawah perbankan yang mencapai 73,88 persen.

Baca: Kembalikan Uang Rp 500 Juta, 2 Petugas KRL Dapat Asuransi Miliaran Rupiah & Jadi Karyawan Tetap

Menurutnya, inklusi asuransi yang rendah menunjukkan ruang untuk industri ini berkembang masih sangat besar. Oleh sebab itu, insurtech bisa menjadi salah satu yang dimanfaatkan untuk peningkatkan inklusi dan bisnis asuransi.

"Ini bagian dari peluang bisnis di asuransi. Kalau lihat percentaSenya yang kecil, itu bukan hal yang mengerikan, justru itu peluang bagaimana kita bisa penetrasi kesana, sehingga bisa dimanfaatkan sebagai bisnis yang menguntungkan," pungkasnya.

Berita ini tayang di Kompas.com: https://money.kompas.com/read/2020/07/30/152322526/digitalisasi-jadi-peluang-industri-asuransi-di-tengah-pandemi

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas